18 Juli 2024

Mau Sehat? Klik Obat Digital

YKI: Pengguna Stoma Butuh Dukungan Masyarakat

OBATDIGITAL – Dalam rangka hari “Norma N. Gill”, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) dan para anggota penyandang stoma atau “Ostomate”, yang tergabung dalam The Indonesian Ostomy Associations –YKI (InOA – YKI) dan Yayasan Wocare Indonesia melaksanakan diskusi “Peningkatan Pengetahuan dan Pemberdayaan Ostomate” sekaligus meluncurkan Stomacare Link yang merupakan layanan perawatan stoma berbasis online. Acara tersebut dilaksanakan di Sasana Marsudi Husada YKI di Lebak Bulus, Jakarta. 

Diskusi yang dihadiri oleh para ostomate, pendamping ostomate, perawat stoma, dan tenaga kesehatan lainnya berupaya untuk meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup para ostomate.

Norma N Gill merupakan tokoh enterestomal therapist pertama di dunia yang memiliki jasa dalam meningkatkan kualitas hidup para ostomate (penyandang stoma). 

Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia, Prof. Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo SpPD, KHOM, FINASIM, FACP mengatakan, para Ostomate memiliki keadaan khusus dalam kehidupan kesehariannya dimana harus menggunakan kantong stoma sehingga menghadapi tekanan yang lebih besar, dan hal ini memberi dampak beban yang besar bagi pasien bahkan keluarga dan orang-orang di sekelilingnya.

Prof. Aru menjelaskan bahwa seseorang membutuhkan kantong stoma umumnya karena menderita kanker usus, kanker kandung kemih, penyakit radang usus, divertikulitis atau sumbatan pada kandung kemih atau usus.

“Penggunaan stoma bagi seseorang dapat bersifat sementara atau permanen tergantung penyebabnya,” ujar Prof Aru.

Dalam diskusi, ditemukan bahwa mayoritas Ostomate mengalami kesulitan dengan kebocoran kantong, iritasi kulit, bau, depresi atau kecemasan, dan permukaan kantong yang tidak rata.

Para Ostomate menginginkan bantuan dengan masalah ini untuk bisa mendapatkan manfaat tindak lanjut jangka panjang oleh perawat ostomi, serta ketersediaan lebih banyak kantong stoma dengan harga yang efisien agar kebutuhan sehari-hari selama jangka panjang dapat tercukupi.

Sementara itu, Ketua Yayasan Wocare Indonesia, Widasari Sri Gitarja, S. Kp. MARS., MBA., WOC(ET)N menyampaikan, Yayasan Wocare Indonesia yang merupakan pusat sarana kesehatan di bidang perawatan luka, stoma dan inkontinensia sangat mengutamakan peningkatan kualitas hidup dari pasien Ostomate dan keluarganya dengan prinsip layanan berbasis evidence base practice dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan kini didukung Stomacare Link.

Stomacare Link yang dapat diakses melalui https://linktr.ee/stomacare.Link merupakan layanan konsultasi gratis yang terhubung dengan dokter dan perawat spesialis Enterostomal Therapist di seluruh Indonesia.

“Link tersebut menyediakan wadah untuk masyarakat yang ingin berdonasi kepada para ostomate. Dana yang terkumpul ini akan digunakan untuk membeli kantong kolostomi, pelindung kulit, dan produk-produk lainnya yang dapat membantu menjaga kesehatan dan kenyamanan para ostomate, Stomacare Link juga terhubung dengan marketplace bagi kebutuhan para ostomate” jelas Widasari Sri Gitarja. 

Prof. Aru menambahkan, Stomacare Link akan memudahkan para Ostomate.

“Namun kerjasama antara tenaga kesehatan, pasien dan berbagai unsur masyarakat sangat dibutuhkan untuk mendukung para Ostomate dan sekaligus meningkatkan kualitas hidupnya,” pungkas Aru.

Sumber: Yayasan Kanker Indonesia.