24 April 2024

Mau Sehat? Klik Obat Digital

Yayasan Jantung Indonesia Ingatkan Bahaya Henti Jantung Mendadak

OBATDIGITAL – Kotak P3K di tempat kerja mungkin terkadang melewatkan bagian terpentingnya – yaitu alat defibrillator eksternal otomatis (Automated External Defibrillator / AED), yang berpotensi menyelamatkan nyawa jika terjadi henti jantung mendadak.

Yayasan Jantung Indonesia bertujuan untuk meluruskan dengan memberdayakan bisnis untuk meninjau kembali peralatan darurat yang mereka miliki dan mulai melengkapi perangkat penyelamat di tempat mereka untuk melindungi kehidupan komunitas, karyawan, klien, dan pengunjung dengan lebih baik.

Data Riset Kesehatan Dasar Indonesia menunjukkan bahwa prevalensi penyakit jantung di Indonesia pada 2018 mencapai 1,5%. Hampir sebesar 80% kematian jantung mendadak di Indonesia terjadi di luar rumah sakit dengan tingkat kelangsungan hidup hanya 5% tanpa penanganan segera.

Peluang korban untuk bertahan hidup berkurang sekitar 10% untuk setiap waktu berlalu setelah kolaps. Berdasarkan data Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia tahun 2015, insiden henti jantung mendadak (SCA) terjadi hingga sekitar 300.000 – 350.000 insiden per tahunnya.

Radityo Prakoso, Ketua PP Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) mengatakan bahwa gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat merupakan penyebab utama penyakit jantung koroner (PJK). “Sebanyak 50% pasien PJK berpotensi mengalami henti jantung mendadak atau kematian jantung mendadak,” ujarnya dalam rilisnya yang diterima WARTABUGAR (1/7/2022).