17 Juli 2024

Mau Sehat? Klik Obat Digital

Studi: Orang Yang Divaksinasi Lengkap Alami Peningkatan Imunisasi 3x Lebih Tinggi Daripada Yang Tidak

OBATDIGITAL – Kementerian Kesehatan RI mengumumkan hasil Survei Serologi Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang menunjukkan peningkatan antibodi masyarakat yang booster vaksin lebih tinggi hampir tiga kali lipat dibandingkan dengan orang yang tidak berubah status vaksinasinya. 

Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kemenkes, Syarifah Liza Munira memaparkan, kadar antibodi tertinggi ada pada mereka yang telah melakukan vaksin booster. Sementara itu, bagi masyarakat yang tahun ini melengkapi status vaksinasi, antibodinya juga meningkat hampir tiga kali lipat. 

“Jadi penting melengkapi vaksinasi, walaupun hasil dari survei ini menunjukkan kondisi imunitas penduduk Indonesia baik, kita tetap perlu menekankan dan melengkapi status vaksinasi kita,” ujar Syarifah dalam keterangan resmi yang dikutip, Senin (6/2/2023). 

Dari hasil sero survei pada Januari 2023, lanjutnya, terlihat proporsi masyarakat yang memiliki imunitas SARS-CoV-2 bertambah tinggi menjadi 99%. 

Peningkatan antibodi pun cukup signifikan terjadi. Tercatat pada Desember 2021 sebesar 448, Juli 2022 naik menjadi 2.095, dan pada Januari 2023 menyentuh angka 3.207. 

Syarifah menambahkan, untuk mengetahui status imunitas masyarakat, Kemenker bekerja sama dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia dalam melakukan studi serologi survei. 

Survei ini dilakukan terhadap 16.286 responden di 34 provinsi dan 99 kabupaten/kota. Responden yang dipilih merupakan responden yang sama dengan studi sero survei sebelumnya pada Juli 2022 dan Desember 2021.

Ahli Epidemiolog FKM UI Iwan Ariawan menjelaskan, meningkatnya kadar antibodi masyarakat disebabkan oleh peningkatan cakupan vaksinasi atau masih terjadinya transmisi virus COVID-19. 

“Jadi peningkatan kadar antibodi itu disebabkan karena vaksinasi atau pernah terinfeksi virus COVID-19,” tutupnya.