18 Juli 2024

Mau Sehat? Klik Obat Digital

Selain Baik Untuk Jantung, Kadar HDL Tinggi Bisa Cegah Alzheimer 

Kolesterol baik (HDL) sudah dikenal sebagai kolesterol yang menjaga pembuluh darah tetap baik dan mencegah risiko terkena penyakit kardiovaskular. Tapi studi baru yang dikerjakan ilmuwan dari Pusat Penelitian Penyakit Alzheimer (ADRC) Universitas California Selatan (USC) dan Program Penuaan Institut Penelitian Memorial Huntington (HMRI), menunjukkan bahwa HDL juga baik sebagai salah satu indikator yang menandakan seseorang terkena alzheimer.

Selain Baik Untuk Jantung, Kadar HDL Tinggi Bisa Cegah Alzheimer

Kolesterol baik (HDL) sudah dikenal sebagai kolesterol yang menjaga pembuluh darah tetap baik dan mencegah risiko terkena penyakit kardiovaskular. Tapi studi baru yang dikerjakan ilmuwan dari Pusat Penelitian Penyakit Alzheimer (ADRC) Universitas California Selatan (USC) dan Program Penuaan Institut Penelitian Memorial Huntington (HMRI), menunjukkan bahwa HDL juga baik sebagai salah satu indikator yang menandakan seseorang terkena alzheimer.

Seperti dilansir dari Medical News Today (20/4/2022), periset melibatkan 180 peserta berusia 60 tahun atau lebih. Para peneliti melihat fungsi kognitif peserta melalui berbagai tes kognitif. Mereka mengambil cairan serebrospinal (CSF), cairan yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang, dan sampel plasma dari peserta dan mengisolasi DNA. Para peneliti juga meneliti gen APOE 4 dari DNA, faktor risiko potensial untuk penyakit Alzheimer. Peneliti kemudian memeriksa kadar partikel HDL kecil di CSF.

Mereka menemukan bahwa tingkat partikel HDL kecil yang lebih tinggi dikaitkan dengan fungsi kognitif yang lebih baik di antara peserta. Mereka menemukan hasil ini sama bahkan setelah memperhitungkan gen APOE 4, usia, jenis kelamin, dan jumlah pendidikan.

Hasil penelitian dapat mengarah pada pengembangan pengobatan baru untuk penyakit Alzheimer. Salah satu peneliti, Hussein Yassine mengatakan bahwa Penemuan partikel lipid (LDL, HDL) dalam darah menyebabkan beberapa kemajuan dalam penemuan obat untuk pengobatan dan pencegahan penyakit kardiovaskular.

“Di sini untuk pertama kalinya, kami mengukur partikel HDL dalam cairan serebrospinal sebagai pengganti HDL otak dan menemukan bahwa kadar HDL kecil yang lebih besar berkorelasi dengan kinerja yang lebih baik pada ukuran kognitif,” ujar Yassine.

“Sekarang setelah kita memiliki biomarker ini, langkah kita selanjutnya adalah mencari tahu apa yang mendorong pembentukan partikel HDL kecil ini di otak. Penemuan baru semacam itu kemudian dapat mengarah pada daftar obat baru dalam perjuangan kita melawan Alzheimer,” pungkasnya.