30 Mei 2024

Mau Sehat? Klik Obat Digital

Sejumlah Manfaat Minum Vitamin B12

OBATDIGITAL – Vitamin B12 banyak memiliki manfaat jika diminum secara teratur. Vitamin B12 menjadi satu-satunya vitamin yang mengandung logam cobalt dalam struktur molekulnya, dan berkhasiat menjaga ketahanan tubuh.

Mengutip laman Instalasi Farmasi RSUD Dr. Soetomo Surabaya, vitamin B12 dapat ditemukan secara alami pada berbagai jenis makanan, seperti kerang, daging, telur, ikan, dan produk olahan susu.

Vitamin B12 dengan nama lain Cyanocobalamin umumnya digunakan untuk terapi anemia pernisiosa yang disebabkan oleh defisiensi vitamin B12, malabsorbsi nutrisi, serta meningkatkan asupan vitamin B12 saat hamil, dan penyembuhan tumor, perdarahan, hingga gangguang fungsi hati dan ginjal.

Cara terbaik mengonsumsi vitamin B12 yaitu sesuai dengan dosis yang dianjurkan, sekitar 2,4 mcg per hari bagi orang dewasa. Vitamin B12 dapat dikonsumsi dalam bentuk tablet atau secara injeksi berupa penyuntikan intra muskular (IM).

Mayo Clinic Amerika Serikat menyebut vitamin B12 berperan penting dalam pembentukan sel darah merah, metabolisme sel-sel dalam tubuh, fungsi saraf, dan masih banyak lagi.

Riset membuktikan, vitamin B12 yang dikombinasikan dengan asam folat dan vitamin B6 dapat mencegah penyakit jantung dan pembuluh darah, yang bekerja dengan cara mengurangi kadar asam amino dalam darah.

Lebih lanjut, vitamin B12 juga dibutuhkan untuk mendukung kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis, menambah energi, mencegah depresi, meningkatkan mood, serta menyehatkan rambut, kulit, dan kuku.

Meski demikian, vitamin B12 juga dapat menyebabkan beberapa efek samping, seperti diare, pembengkakan pada bagian tubuh, kram otot, dan sering buang air kecil.

Efek samping yang jarang ditemui namun berpotensi terjadi saat mengonsumsi vitamin B12 yaitu munculnya penyakit thrombosis vascular perifer, salah satu gangguan kardiovaskular. Sejumlah interaksi vitamin B12 dengan obat-obatan lain juga perlu diperhatikan, seperti interaksi vitamin B12 dengan alkohol, kolkisin, Neomicyn, kalium, Ranitidin dan Cimetidin, hingga alkohol.