Pemeriksaan jantung dengan EKG
0 0
Read Time:1 Minute, 10 Second

OBATDIGITAL– Beberapa kasus henti jantung mendadak pada atlet dan kelompok muda menjadi peringatan kepada masyarakat agar rutin memeriksakan kondisi jantung. Terutama ketika kerap melakukan aktivitas berat dan memiliki riwayat penyakit kardiovaskular.

Menjaga kesehatan kardiovaskular pada masa dewasa muda merupakan cara terbaik untuk mengurangi risiko serangan jantung dan stroke lebih awal. Berdasarkan penelitian terbaru yang dirangkum dari jurnal American Heart Association Circulation, jumlah kematian dini akibat penyakit kardiovaskular meningkat di banyak negara, termasuk Amerika Serikat.

Riset tersebut mengkategorikan peserta sesuai kondisi kesehatan kardiovaskular yang ideal (CVH). Ada beberapa poin yang ditekankan yakni ukuran tekanan darah, kolestrol total, kadar gula darah, gaya hidup, berat badan, dan kebiasaan merokok.

Para peneliti menemukan, kejadian kardiovaskular prematur, pada usia di bawah 55 tahun, lebih tinggi di antara pasien dengan skor CVH nol. Skor CVH yang lebih tinggi sebesar satu poin menyebabkan penurunan risiko serangan jantung sebesar 42%, gagal jantung sebesar 30%, kematian kardiovaskular sebesar 25% dan stroke sebesar 24%.

“Kebanyakan orang mengalami gangguan kesehatan kardiovascular, sebelum mereka mencapai usia paruh baya. Namun, hanya sedikit kelompok muda yang mengeluhkan masalah kesehatan [merasa dirinya sehat],” ucap Profesor Departemen Kedokteran di Yonsei University College of Medicine di Seoul, Korea Selatan, dilansir dari News Medical Life Sciences, Senin (14/06/2021).

Sementara, kelompok yang memiliki CVH tinggi dan meningkat, memiliki risiko yang kecil mengalami kematian akibat serangan jantung, stroke atau gagal jantung. Meski begitu, penelitian ini masih memiliki keterbatasan data.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Annisa

Translate »