30 Mei 2024

Mau Sehat? Klik Obat Digital

Mau Tahu Jenis Kanker Anak? Ini Jawabannya

OBATDIGITAL – Penyakit kanker tidak hanya rentan menyerang orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Ada beberapa jenis kanker yang berpotensi menyerang anak. 

Medical Executive Kalbe Farma, Hastarita Lawrenti mengatakan, sejumlah kanker yang umum menyerang anak-anak di antaranya tumor willem atau keganasan pada ginjal, limfoma atau keganasan pada kelenjar getah bening, rabdomiosarkoma atau keganasan pada sel jaringan ikat misalnya di otot.

“Ada juga Leukimia yang biasa kita kenal sebagai kanker darah, banyak sekali dijumpai pada anak-anak, bisa juga tumor atau keganasan yang ditemui pada otak dan sumsum tulang, atau keganasannya pada sel-sel saraf yaitu neuroblastoma,” ujar Hastarita dalam keterangan resmi yang dikutip, Jumat (24/2/2023). 

Selain itu, sejumlah kanker lain pun kerap diderita anak-anak, seperti kanker mata atau retinoblastoma, serta kanker tulang atau osteosarkoma yang sering dijumpai pada anak usia di bawah 5 tahun. 

Tantangannya, kanker pada anak cukup sulit dideteksi, terlebih anak usia dini belum tentu dapat mengekspresikan apa yang dirasakan. Orang tua harus peka mengenali sejumlah gejala yang dialami anak untuk mendeteksi kanker. 

Misalnya, gejala anak sering terlihat pucat, ada luka lebam atau memar, terdapat benjolan atau bagian tubuh yang membengkak maupun sakit tulang bukan karena bekas jatuh atau infeksi. Untuk kanker mata, orang tua bisa melihat kondisi bola mata anak. 

“Mata anak juling atau penglihatan anak kabur, juga harus diwaspadai, juga tanda saat komunikasi, misalnya anak melihat ke arah kiri ketika orang tua memberikan barang di arah kanan,” imbuh Hastarita. 

Lebih lanjut, gejala lain yang patut diwaspadai orang tua yaitu ketika perut anak membuncit, sakit kepala yang sering terjadi, berat badan menurun signifikan, sering berkeringan di malam hari, serta benjolan pada area ketiak atau leher. 

“Ketika anak mengalami tanda-tanda tersebut, harus segera diperiksa oleh dokter, jadi apabila terdeteksi kanker, pengobatan dan perawatan intensif pun dapat segera dilakukan,” tutupnya.