15 April 2024

Mau Sehat? Klik Obat Digital

Kabar Baik Untuk Penderita Diabetes Tipe 2, Tanaman Ini Bisa Turunkan Kadar Gula Darah

OBATDIGITAL – Diabetes tipe 2 merupakah salah salah penyakit yang sudah dikendalikan. Penderitanya harus rutin memantau kadar gula darah agar tetap normal dan menghindari faktor risiko yang dapat menaikkan gula darah. Salah satunya mengonsumsi obat-obatan.

Namun kini ada tanaman herbal yang bisa memenuhi harapan pasien diabetes. Sebuah tim peneliti yang dipimpin oleh University of California, Irvine, Amerika Serikat, telah menemukan bahwa pengobatan dengan ekstrak dari akar tanaman Rhodiola rosea mungkin efektif untuk membantu mengelola diabetes tipe 2. Tanaman ini juga kerap digunakan sebagai anti penuaan.

Studi yang baru-baru ini diterbitkan secara online di Scientific Reports dan dikutip oleh Science Daily (15/8/2022), menunjukkan bahwa Rhodiola rosea menurunkan kadar gula darah puasa, meningkatkan respons terhadap suntikan insulin, memodulasi komposisi bakteri di saluran pencernaan dan menurunkan beberapa biomarker peradangan.

Itu lewat ujicoba pada model tikus diabetes tipe 2 manusia. Tim periset menggunakan model tikus rekayasa genetika yang mengembangkan obesitas, resistensi insulin dan gula darah tinggi, mirip dengan diabetes tipe 2 manusia tingkat lanjut, untuk menguji apakah Rhodiola rosea dapat meningkatkan homeostasis glukosa.

Dalam studi tersebut, kohort tikus jantan dan betina yang serasi dengan usia secara acak ditugaskan ke salah satu dari dua kelompok: kontrol, yang mengonsumsi air, atau eksperimental, yang diberikan ekstrak Rhodiola rosea.

“Temuan kami menunjukkan bahwa Rhodiola rosea mungkin bermanfaat untuk mengobati diabetes tipe 2, bertindak melalui perubahan mikrobioma yang menghasilkan peningkatan integritas penghalang usus dan penurunan translokasi molekul inflamasi ke dalam sirkulasi darah,” kata Profesor Mahtab Jafari, ketu tim peneliti.

“Integritas penghalang usus memengaruhi berat badan dan respons insulin, dan produk botani ini dapat meningkatkan respons hati dan jaringan otot terhadap insulin yang diproduksi oleh pankreas.”

Langkah tim selanjutnya adalah melakukan studi lanjutan yang lebih besar pada model tikus yang berbeda dari diabetes yang diinduksi obesitas untuk mengkonfirmasi temuan ini dan untuk menyelidiki mekanisme molekuler yang terlibat. Pada akhirnya, Jafari berharap dapat melakukan uji klinis Rhodiola rosea pada pasien diabetes tipe 2.

Hasil ini jika sudah terbukti pula pada manusia, bakal meringankan biaya perawatan diabetes yang terbilang mahal dan lama. “Rekomendasi pengobatan saat ini termasuk perubahan gaya hidup serta obat oral dan intravena. Namun, obat ini memiliki keterbatasan atau efek samping yang signifikan, meningkatkan kebutuhan akan intervensi terapeutik baru.,” tutup Jafari.