17 Juli 2024

Mau Sehat? Klik Obat Digital

Jangan Anggap Remeh Neuropati, Bisa Fatal

OBATDIGITAL – Banyak orang menganggap bisa bila muncul gejala kesemutan atau kebas. Mereka menganggap hal itu kejadian yang lumrah dan bakal hilang dengan sendirinya. Padahal kesemutan dan kebas, jika dibiarkan atau segera diobati, akan berakibat fatal.

Manfaluthy Hakim, Ketua Kelompok Studi Neurofisilosi dan Saraf Tepi Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Seluruh Indonesia (Perdossi), mengatakan bahwa kesemutan bisa merusak saraf tepi, baik saraf sensorik atau motorik serta otonom. “Yang terkena bisa sebagian atau semuanya. Biasanya mengenai kaki, tangan, atau wajah,’ katanya dalam jumpa pers yang dilakukan secara online di Jakarta (20/6/2022). Jumpa pers yang diadakan P&G Health ini menyambut Neuropathy Awareness Week.

Kasus neuropati terus meningkat di Asia Tenggara, seiring dengan meningkatnya kasus penyakit diabetes, saraf kejepit, infeksi, defisiensi vitamin B, dan kemoterapi. Bahkan di sejumlah negara di Amerika Selatan meningkat dari 9,6% menjadi 88%.

Sebagian dari pasien neuropati datang terlambat berobat ke dokter.”Sebanyak 55,5% datang sudah dalam keadaan berat,” kata Manfaluthy. Sebagian lagi, menurut survei, datang dengan gejala ringan dan sedang. Sementara itu, 60% dokter hanya melakukan pemeriksaan fisik yang membuat pasien merasa tidak mendapatkan terapi yang memuaskan.

Maftalutfi menganjurkan agar pasien yang memiliki gejala kesemutan dan kebas-kebas segera berobat ke dokter. Sebab, bila kerusakan kurang dari 50%, regenerasi saraf tepi bisa dimungkinkan. Sedangkan bila kerusakan lebih dari 505, regenerasi sulit dilakukan.