12 Juni 2024

Mau Sehat? Klik Obat Digital

Ini Dia Lima Pemain Utama Farmasi Global, Siapa Saja

OBATDIGITAL – COVID-19 selain menyebabkan bencana kesehatan, disisi lain juga mengundang keberkahan. Betapa tidak, beberapa industri farmasi meraih kinerjanya yang lebih baik daripada tahun sebelumnya. Itu terlihat dari data tahun lalu.

Fierce Pharma mencatat Pfizer sebagai perusahaan farmasi global yang menempati urutan pertama dalam soal kinerja pada tahun 2022. Untuk pertama kalinya dalam sejarah biofarmasi, perusahaan yang bermarkas di Amerika Serikat mencatat pendapatan melampaui angka US$100 miliar.

Pfizer melewati pencapaian tersebut, didorong oleh keberhasilan dari produk COVID-19-nya. Vaksin yang bermitra dengan BioNTech, Comirnaty, meraup pendapatan US$37,8 miliar, dan antivirus oral Paxlovid menghasilkan US$18,9 miliar. Belum lagi produk Pfizer.

Posisi kedua dipegang oleh Johnson & Johnson (J&J), yang sebelumnya menempati urutan pertama pada 2021. Posisi tersebut dipertahankan selama 1 dekade. Pada tahun silam J&J telah menempati posisi itu selama satu dekade dan telah mendekati angka pendapatan US$100 miliar. Penjualan untuk tahun 2021 dan 2022 masing-masing mencapai US$93,8 miliar dan US$94,9 miliar.

Tetapi angka itu bisa turun jika J&J dilakukan pemisahan dari bisnis kesehatan konsumennya. Unit yang diberi nama Kenvue itu menyumbang US$15 miliar dari penjualan J&J tahun lalu.

Posisi ketiga ditempati oleh Novo Nordisk, yang mengalami lonjakan pendapatan sebesar 26%, yang sebagian besar berasal dari permintaan produk diabetes dan obesitas Ozempic dan Wegovy.

Kemudian disusul Merck, yang mengalami peningkatan pendapatan 22%. Merck disumbangkan oleh penjualan obat kanker bermerek Keytruda yang menghasilkan pendapatan US$20,9 miliar, dan obat antivirus oral COVID Lagevrio, yang menghasilkan $5,7 miliar.

AstraZeneca (AZ) di urutan berikutnya dengan peningkatan pendapatan 18% yang pertumbuhannya disumbangkan US$2,2 miliar dalam penjualan antibodi COVID berumur pendek Evusheld ditambah keuntungan penjualan besar dari blockbuster Calquence, Farxiga, dan Ultomiris.

Sumber: Fierce Pharma