gejala pneuomnia anak
0 0
Read Time:3 Minute, 7 Second

OBATDIGITAL – Infeksi pada anak sangat umum terjadi dan mudah menular karena kontak yang dilakukan dari orang ke orang. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengimbau beberapa cara pencegahan infeksi pada anak yang perlu dilakukan orangtua. 

Dokter Spesialis Anak Konsultan Unit Kerja Koordinasi Infeksi Tropik IDAI Nina Dwi Putri memaparkan, anak-anak tetap bisa bermain dan beraktivitas dengan aman jika orangtua menerapkan tips pencegahan infeksi. 

Pertama, hal yang paling penting untuk dilakukan yaitu vaksinasi atau imunisasi. Imunisasi menjadi cara paling efektif melindungi anak dari berbagai infeksi yang biasa menyerang pada usianya. 

“Imunisasi juga menghentikan penyebaran infeksi di masyarakat dengan memberikan kekebalan kelompok,” ujar Nina dalam keterangan resmi, (8/5/2022). 

Langkah kedua dengan tetap berada di rumah saat anak sedang sakit, untuk menghindari penyebaran lebih lanjut. Konsepnya mirip dengan karantina saat COVID-19. 

Anak perlu beristirahat agar lebih cepat pulih dan tidak menularkan. gejala infeksi kepada orang lain. Beberapa gejala infeksi yang dialami seperti batuk, pilek, diare, demam, ruam-ruam, dan lain-lain meskipun ringan, perlu tetap mendapat perhatian khusus. 

Ketiga, menghindari kerumunan dan tempat yang terlalu ramai serta sirkulasi yang buruk. Pasalnya, ada beberapa penyakit yang mudah ditularkan jika suasana terlalu padat dan sirkulasi udara buruk. 

Berikutnya yaitu menjaga kebersihan. Cara paling sederhana yakni membersihkan tangan sebelum makan, sesudah menggunakan kamar mandi dan setelah menyentuh benda apapun yang kemungkinan mengandung kuman. 

“Sejak dini, orangtua dapat mengajarkan anak untuk membersihkan tangan dengan sabun dan air atau dengan pembersih tangan berbasis alkohol,” imbuh Nina. 

Selain itu, mengeringkan tangan dengan benar setelah mencucinya juga penting karena tangan yang masih lembab dapat menyerap lebih banyak kuman daripada tangan yang kering.

Mengeringkan tangan juga dapat membantu menghilangkan kuman yang tidak terbilas selama mencuci tangan.

Adapun beberapa tips lain seputar kebersihan untuk mencegah infeksi antara lain: 

  1. Perawatan mulut yang baik sangat penting. Ajarkan anak untuk menyikat giginya setelah makan dan sebelum tidur. Ini dapat membantu mencegah infeksi di rongga mulut yang pada kondisi tertentu dapat menyebabkan komplikasi di organ lain seperti jantung, sinus dan otak.
  2. Tutupi bersin dan batuk atau kenakan masker. Ketika orang batuk dan bersin, mereka dapat menyebarkan kuman dan virus. Dengan menutup mulut dan hidung dengan tisu atau masker, Anda dapat membantu menghentikan semprotan kuman ini.
  3. Tutupi luka dan lecet pada kulit dengan plester atau perban agar tetap bersih dan mengurangi risiko infeksi.
  4. Bersihkan permukaan rumah secara teratur, terutama di dapur dan kamar mandi serta area yang sering di sentuh. Lap permukaan dengan kain yang telah dibasahi deterjen dan air, lalu bilas dan keringkan permukaannya. Jika menggunakan disinfektan, jauhkan dari jangkauan anak-anak.
  5. Menjaga kebersihan lingkungan juga dapat mencegah penyakit-penyakit yang bersumber dari nyamuk seperti demam berdarah.
  6. Jauhi hewan liar. Hindari hewan peliharaan yang tidak sehat.
  7. Jangan lupa membersihkan kotak atau kaleng makanan sebelum membukanya.
  8. Bersihkan sayuran dan buah serta daging secara terpisah, karena daging mentah dapat mengkontaminasi sayuran dan buah. Cuci buah terlebih dahulu, sayur lalu daging. Sehabis mencuci atau mengolah daging, alat masak dan area masak harus dibersihkan dengan sabun dan jika mungkin dengan air panas.
  9. Masak bahan makanan sampai matang, termasuk telur agar menghindari dari infeksi bakteri
  10. Pastikan meminum air minum yang bersih dan matang.
  11. Simpan di kulkas atau bekukan daging, ungas, telur, seafood, dan makanan mudah busuk lainnya dalam waktu dua jam setelah dimasak atau dibeli.
  12. Jangan menyimpan makanan kering maupun basah di dalam kamar tidur. Makanan menarik serangga yang dapat menularkan penyakit. Jika menyimpan sisa minuman dalam gelas, tutup bagian atas gelas.
  13. Hindari asap rokok. Merokok berdampak buruk bagi kesehatan perokok dan orang-orang di sekitarnya terutama bayi dan anak-anak.

Jika bayi atau anak Anda memiliki masalah kesehatan yang khusus, sebaiknya konsultasikan kepada petugas kesehatan mengenai pencegahan spesifik pada anak.

“Jangan panik, apapun infeksinya yang penting selalu melakukan pencegahannya,” tutup Nina. 

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »