Kantor Kalbe Farma
0 0
Read Time:1 Minute, 51 Second

OBATDIGITAL – Perusahaan farmasi nasional PT Kalbe Farma Tbk dan entitas anak mencatatkan kinerja yang cukup signifikan pada kuartal pertama tahun 2022, salah satunya dengan kenaikan laba bersih hingga 16,5% yang mencapai Rp835 miliar. 

Dilansir dari situs resmi Kalbe Farma, Selasa (10/5/2022), dalam kondisi ketidakpastian makro ekonomi global dan rantai pasokan yang semakin menantang, perseroan terus memperkuat pasokan bahan baku untuk menjaga ketersediaan produk. 

Secara berkelanjutan, Kalbe Farma juga berupaya meningkatkan akses kesehatan bagi masyarakat antara lain dengan meningkatkan kontribusi produk dalam program Jaminan Kesehatan Nasional, meluncurkan berbagai produk kesehatan preventif dan herbal, menawarkan produk nutrisi yang lebih terjangkau serta memperluas layanan kesehatan berbasis digital. 

Guna mendekatkan diri dengan basis pelanggan yang lebih luas, perseroan menyediakan platform B2C – Klikdokter (telemedicine) dan B2B – EMOS & MOSTRAS melalui divisi distribusi & logistik.  

Dari segi pertumbuhan dan kontribusi per Divisi, pada kuartal pertama tahun 2022 Divisi Distribusi & Logistik meraih peningkatan penjualan bersih sebesar 28,9% menjadi Rp 2.591 miliar, dari Rp 2.010 miliar di kuartal pertama tahun 2021, serta menyumbang 36,9% terhadap total penjualan bersih Perseroan. 

Divisi Nutrisi membukukan penjualan bersih sebesar Rp 1.886 miliar di kuartal pertama tahun 2022, mengalami pertumbuhan sebesar 13,8% dari pencapaian di tahun sebelumnya dan menyumbang 26,9% dari total penjualan bersih Kalbe di kuartal pertama tahun 2022. 

Divisi Obat Resep Perseroan membukukan peningkatan penjualan sebesar 9,5% menjadi Rp 1.529 miliar dari Rp 1.396 miliar, serta menyumbang 21,8% dari total penjualan bersih Perseroan. 

Sedangkan, Divisi Produk Kesehatan meraih peningkatan penjualan sebesar 6,0% menjadi Rp 1.009 miliar dengan kontribusi sebesar 14,4% terhadap total penjualan bersih Perseroan di kuartal pertama tahun 2022. 

Di tahun 2022, dengan kondisi ekonomi yang mulai kembali pulih dan ekspektasi transisi Covid-19 ke arah endemi, perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan bersih tahun 2022 menjadi sebesar 11%-15% dengan proyeksi pertumbuhan laba bersih sekitar 11%-15%. 

Selain itu, Kalbe Farma membuka kerja sama dengan berbagai pihak, baik dalam bentuk joint-venture, akusisi atau bentuk kerja sama bisnis lainnya.

Perseroan juga melakukan inovasi melalui PT Kalbe Genexine Biologics dengan melakukan kolaborasi riset dan uji klinis dengan pihak ketiga untuk produk penemuan baru (Novel products) di beberapa negara di Asia Tenggara, Australia dan Timur Tengah.

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »