15 Juni 2024

Mau Sehat? Klik Obat Digital

Diffuse Axonal Injury, Penyakit David, Korban Penganiayaan Putra Eks Pejabat Pajak

OBATDIGITAL – Korban penganiayaan Mario Dandy Satriyo, David Latumahina hingga saat ini masih dalam perawatan intensif di ICU Rumah Sakit Mayapada, Kuningan, Jakarta Selatan. David didiagnosis penyakit diffuse axonal injury (DAI). 

Mengutip situs Hopkins Medicine, diffuse axonal injury atau dikenal dengan cedera aksonal difus adalah robekan serabut saraf penghubung panjang otak (akson) yang terjadi saat otak mengalami trauma atau benturan.

Hal ini menyebabkan otak bergeser dan berputar di dalam tulang tengkorak. 

Diffuse axonal injury menyebabkan penderitanya mengalami koma dan cedera pada beberapa bagian di otak.

Perubahan di otak saat terjadi diffuse axonal injury bersifat mikroskopis dan kerap tidak terlihat pada pemindaian computed tomography (CT scan) atau magnetic resonance imaging (MRI).

Penyakit diffuse axonal injury termasuk dalam kategori cedera otak traumatis yang disebabkan oleh benturan keras, kecelakaan, luka tembak, jatuh, atau penganiayaan. Cedera otak dapat merusak jaringan otak yang berlangsung jangka panjang. 

Selain koma, penderita diffuse axonal injury dapat mengalami gangguan kognitif, seperti gangguan ingatan atau amnesia, kebingungan, ketidakmampuan menyelesaikan masalah, hingga penurunan kesadaran diri. 

Lebih lanjut, diffuse axonal injury menyebabkan defisit motorik, seperti kelumpuhan, keseimbangan memburuk, tremor atau kejang, pusing dan sakit kepala, hingga rasa cemas serta depresi.  

Pengobatan awal pasien diffuse axonal injury fokus pada tindakan resusitasi dan perawatan neurologis.

Hal ini untuk mencegah kondisi pasien yang berpotensi memburuk akibat hipotensi, hipoksia, edema serebral, dan peningkatan tekanan intrakranial. 

National Center for Biotechnology Information (NCBI) menyebutkan, penyakit cedera otak merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan pada anak dan dewasa di Amerika Serikat (AS).

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) memperkirakan bahwa ada lebih dari 1,5 juta kasus cedera otak traumatis yang dilaporkan setiap tahunnya. 

Sebagai informasi, David yang menjadi korban penganiayaan Mario Dandy Satriyo mengalami cedera otak serius akibat tendangan di kepala yang dilakukan berkali-kali.

Hingga kini, David masih dalam perawatan intensif dan dilaporkan kondisinya terus membaik.