18 Juli 2024

Mau Sehat? Klik Obat Digital

Deksametason, Obat Yang Sempat Dihebohkan Sebagai Obat COVID-19, Sebenarnya Obat Alergi

OBATDIGITAL – Deksametason atau dexamethasone merupakan sejenis obat kortikosteroid yang digunakan untuk mengobati reaksi alergi dan radang sendi (arthritis) hingga penyakit autoimun. Deksametason menyerupai hormon alami tubuh yang diproduksi oleh kelenjar adrenal. 

Mengutip situs Medlineplus.gov, Deksametason biasanya dikonsumsi untuk meredakan peradangan pada tubuh, seperti bengkak, panas, kemerahan, hingga rasa nyeri. Deksametason juga digunakan untuk mengobati radang sendi, alergi, dan asma. 

Tidak hanya itu, Deksametason tercatat digunakan untuk mengobati jenis kanker tertentu. Lebih lanjut, Deksametason dikenal untuk mengobati gangguan endokrin. 

Melansir situs resmi Universitas Gadjah Mada, Deksametason sempat membuat geger karena dapat mengobati pasien COVID-19 gejala berat atau kritis. Hal tersebut merupakan hasil penelitian di Inggris yang menambahkan Deksametason sebanyak 6 mg/hari selama 10 hari. 

Dosen Fakultas Farmasi UGM, Ika Puspitasari menilai Deksametason adalah obat keras golongan kortikosteroid yang telah lama dipergunakan untuk penanganan alergi serta penyakit autoimun seperti rematik dan Lupus Eritematosus Sistemik (LES), kanker, nyeri dan mual muntah paska operasi, penyakit insufisiensi adrenal (Addison’s disease), serta penyakit Cushing.

“Deksametason memiliki efek anti radang yang sangat kuat karena mampu menghambat enzim fosfolipase yang berperan dalam terjadinya radang, serta menghambat pelepasan vasoaktif dan faktor kemoatraktif serta factor lain yang berperan dalam peradangan,” jelasnya, dikutip Jumat (10/2/2023). 

Deksametason tercatat sebagai obat keras yang tersedia dalam bentuk tablet maupun suntik.

Dosis untuk orang dewasa mulai dari 0,5-0,9 mg per hari, tergantung kondisi penyakit, sedangkan untuk anak-anak sekitar 0,02-0,03 mg per kg berat badan. 

Deksametason tersedia dalam berbagai merek dagang obat, seperti Cortidex, Dexamethasone, Dextaco, Dextamine, Licodexon, Lorson, Pycameth, dan Trodex. 

Penggunaan Deksametason harus sesuai anjuran dokter dengan dosis yang tepat sesuai kebutuhan pasien, karena sangat berbahaya apabila disalahgunakan.

Obat yang tergolong obat keras ini bisa menimbulkan efek samping seperti muntah, sakit kepala, sulit tidur, rasa cemas, pembengkakan anggota tubuh, gangguan penglihatan, sendi melemah, hingga infeksi yang berlangsung jangka panjang.