Anti Protozoa dan Cacing

<--ads1-->

Dalam bagian ini terbagi dua:

  1. Anti Protozoa. Yang termasuk dalam penyakit yang disebabkan oleh protozoa adalah toksoplasmosis, trikomoniasis, dan radang amuba dalam hati dan organ lainnya. Protozoa adalah makhluk hidup bersel tunggal.Untuk membunuh kuman-kuman tersebut ada beberapa obat, yaitu; metodinazol dan tinidazol. Efek samping: mual, muntah, gangguan pengecapan,lidah kasar, lesu, mengantuk.
  2. Anti Parasit malaria.  Banyak parasit yang bertanggung jawab terhadap timbulnya malaria. Sehingga ada obat-obatan yang berbeda-beda tergantung spesies parasit. Namun umumnya obat menyasar pada spesies Plasmodium falciparum. Spesies ini sudah dikenal di dunia sebagai kuman yang resisten terhadap obat malaria, seperti obat klorokuin. Selain itu ada juga pil kina, halofantrin, primakuin, pirimetamin, dan meflokuin. Efek samping: diare, sakit perut,ruam, aritmia jantung.
  3. Anti cacing. Ada beberapa jenis cacing yang sering menyebabkan penyakit, yaitu cacing kremi, cacing gelang, cacing tambang, dan cacing pita. Belakangan diketahui adalah lagi cacing yang menimbulkan penyakit kaki gajah atau filariasis. Untuk cacing kremi tersedia obat mebendazol dan piperazin. Mebendazol juga dapat digunakan untuk membunuh cacing tambang. Sedangkan untuk cacing pita diberikan niklosamid dan prazikuantel. Efek samping: mual, muntah, sakit perut, diare, ngantuk.