0 0
Read Time:1 Minute, 15 Second

OBATDIGITAL – Seperti diberitakan bahwa obat batuk sirup yang membunuh 70 anak di Gambia diproduksi Maiden Pharmaceuticals, India. Obat yang mengandung dietil glikol, etilen glikol sebagai zat pelarut diduga menjadi penyebab anak-anak tersebut menderita gagal ginjal akut dan meregang nyawa. Obat tersebut dikawatirkan masuk ke Indonesia dan dikonsumsi oleh anak-anak Indonesia.

Namun BPOM sebagai regulator obat dan makanan menenangkan. Tak satu pun obat batuk sirup itu mengajukan ijin dan terdaftar di BPOM. Obat-obat tersebut antara lain, bermerk: Promethazine Oral Solution, Kofexmalin Baby Cough Syrup, Makoff Baby Cough Syrup, dan Magrip N Cold Syrup. Keempat itu sudah ditarik oleh pemerintah Gambia. 

Meskipun begitu, bukan berarti obat-obat yang lain boleh beredar. BPOM menegaskan persoalannya bukan pada merk, melainkan pada kandungannya. Rupanya banyak obat sirup yang mengandung dietil glikol dan etilen glikol melebihi takaran yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Senyawa obat tersebut tidak hanya terdapat pada obat batuk sirup, melainkan juga obat sirup umumnya. Sehingga Penny Kusumaastuti Lukito menyetop sementara peredaran obat itu. Sebab, ada 172 anak di Indonesia yang terkena gagal ginjal akut seusai mengonsumsi obat dimaksud.

“BPOM mendorong tenaga kesehatan dan industri farmasi untuk aktif melaporkan efek samping obat atau kejadian tidak diinginkan pasca penggunaan obat sebagai bagian dari pencegahan kejadian tidak diinginkan yang lebih besar dampaknya. BPOM juga berkoordinasi secara intensif dengan Kementerian Kesehatan, sarana pelayanan kesehatan, dan pihak terkait lainnya dalam rangka pengawasan keamanan obat (farmakovigilans) yang beredar dan digunakan untuk pengobatan di Indonesia,” kata BPOM dalam siaran persnya (19/10/2022).

About Post Author

Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.

Translate »