0 0
Read Time:1 Minute, 11 Second

OBATDIGITAL – Selama ini terapi satu-satunya untuk penyakit radang Usus Buntu (appendicitis) adalah mengeuarkan usus buntu yang mengalami peradangan. Apalagi usus buntunya sudah pecah, maka operasi besar terpaksa dilakukan untuk membersihkan organ saluran cerna yang terdampak. Untuk menjalani operasi ini, pasien harus dirawat inap.

Namun studi terbaru menunjukkan bahwa Usus Buntu tak perlu dioperasi. Pasien cukup mengonsumsi antibiotik untuk meredakan infeksi pada saluran tersebut. Sehingga menurut studi itu, pasien cukup menjalani rawat jalan.

Penelitian ini, seperti dilansir Scitech Daily (29/8/2022), merupakan lanjutan dari uji coba Comparison of Outcomes of Antibiotic Drugs and Appendectomy (CODA), yang menunjukkan bahwa pengobatan antibiotik tidak kalah dengan apendektomi. Setelah percobaan, American College of Surgeons menyatakan bahwa bukti berkualitas tinggi menunjukkan bahwa antibiotik dapat digunakan untuk mengobati sebagian besar pasien.

Para peneliti melihat data dari 726 orang yang menderita radang usus buntu yang dikonfirmasi pencitraan dan diberi antibiotik di 25 rumah sakit yang berbeda antara 1 Mei 2016 dan 28 Februari 2020.

Dalam 24 jam, 46% dari 726 peserta yang secara acak ditugaskan untuk menerima antibiotik dilepaskan dari ruang gawat darurat. Pada minggu setelah rilis, manajemen rawat jalan dikaitkan dengan kurang dari satu efek samping yang serius per 100 pasien.

Manajemen rawat jalan terbukti aman di berbagai pasien dan dilakukan pada 90% pasien yang diobati dengan antibiotik di semua lokasi penelitian. Dibandingkan dengan rawat inap, manajemen rawat jalan tidak terkait dengan apendektomi berikutnya dan pasien melewatkan lebih sedikit hari kerja.

About Post Author

Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.

Translate »