Kanker payudara
0 0
Read Time:1 Minute, 33 Second

OBATDIGITAL – Kanker payudara triple-negatif adalah salah satu jenis sub tipe kanker payudara. Subtipe ini ditandai oleh tubuh kekurangan reseptor estrogen, reseptor progesteron, dan reseptor faktor pertumbuhan epidermal manusia 2 (HER2). Subtipe yang mewakili 12-55% tumor kanker payudara triple-negatif memiliki reseptor androgen (AR).

Kanker payudara triple negatif ini lebih banyak terjadi pada wanita yang lebih muda, dan pembawa mutasi germline yang merusak pada gen kerentanan kanker payudara. Jenis kanker agresif ini menyumbang 15-20% dari semua kanker payudara.

Sejauh ini sudah tersedia obat-obat untuk penyakit kanker payduara jenis ini, salah satunya paclitaxel. Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), paclitaxel dinilai efektif untuk kanker payudara yang resisten terhadap kemoterapi.

Namun belakangan beberapa kasus, paclitaxerl pun menimbulkan resistensi, sehingga sel-sel kankernya tidak mati. Ini yang membuat sejumlah peneliti mencari alternatif terbaru. Nah, Profesor Suresh Alahari, ahli biokimia di sekolah Kedokteran dan Studi Pascasarjana Kesehatan LSU New Orleans, Amerika Serikat menemukan dua kombinasi baru.

Setelah meneliti 133 obat kanker yang disetujui FDA dan mengujicobanya pada tikur, mereka menemukan bahwa ceritinib, obat yang disetujui FDA untuk kanker paru-paru, secara efisien menghambat pertumbuhan sel kanker payudara triple-negatif reseptor androgen. Untuk meningkatkan respons, mereka juga memilih enzalutamide, antagonis reseptor androgen yang disetujui FDA untuk pengobatan kanker prostat.

“Kami merancang strategi kombinasi baru yang terdiri dari enzalutamide dan ceritinib untuk mengobati tumor AR+ TNBC melalui blokade ganda jalur pensinyalan AR yang bergantung androgen dan tidak bergantung androgen,” kata Alahari dalam Medical Xpress (30/6/2022).

Mereka menemukan bahwa kombinasi ceritinib dan enzalutamide menunjukkan efek penghambatan yang kuat pada pertumbuhan sel AR+ TNBC. Mereka juga menguji kombinasi paclitaxel dan ceritinib.

“Kombinasi paclitaxel dan ceritinib menunjukkan penghambatan pertumbuhan tumor yang drastis dibandingkan dengan obat tunggal saja,” tambah Alahari.

“Semua agen yang digunakan dalam penelitian kami disetujui FDA, dan dengan demikian terapi kombinasi yang diusulkan kemungkinan akan berguna di klinik,” pungkas Alahari.

About Post Author

Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.

Translate »