Pemeriksaan mata
0 0
Read Time:1 Minute, 39 Second

OBATDIGITAL – Katarak adalah salah satu penyakit mata yang ditandai oleh kekeruhan pada lensa mata yang berkembang dari waktu ke waktu dan mengganggu kualitas penglihatan. 

Hal ini disebabkan oleh kelainan protein di lensa yang menyebabkan gumpalan protein yang terakumulasi yang menyebarkan cahaya dan secara substansial membatasi transmisi ke retina. 

Katarak menyerang banyak orang dan merupakan salah satu penyebab kebutaan terbanyak. National Eye Institute, Amerika Serikat, memperkirakan bahwa katarak  diderita sekitar 24,4 juta orang Amerika Serikat berusia 40 tahun atau lebih.

Sampai saat ini katarak hanya bisa disembuhkan dengan operasi, dengan membuang tumpukan protein di mata. Operasinya menggunakan sinar laser.

Namun, pengobatan baru yang inovatif untuk katarak memiliki hasil tes laboratorium yang sangat positif yang memberkan harapan bahwa penyakit tersebut mungkin akan segera dapat diobati dengan obat-obatan.

Pakar Universitas Anglia Ruskin, Amerika Serikat, yang dipimpin oleh Profesor Barbara Pierscionek, Wakil Dekan (Riset dan Inovasi) di Fakultas Kesehatan, Pendidikan, Kedokteran dan Perawatan Sosial,memimpin studi pada obat anti-katarak.

Hasil penelitian ini dipublikasikan pada 2 Mei 2022 di jurnal peer-review Investigative Ophthalmology and Visual Science.

Kemudian Scitech Daily mengutipnya (15/6/2022). Pierscionek dan koleganya telah melakukan tes optik lanjutan pada senyawa oksisterol yang telah diusulkan sebagai obat anti-katarak.

 Dalam uji coba laboratorium, pengobatan dengan senyawa oksisterol VP1-001 menunjukkan peningkatan dalam profil indeks bias – parameter optik utama yang diperlukan untuk mempertahankan kapasitas pemfokusan yang tinggi – pada 61% lensa.

Ini berarti bahwa organisasi protein lensa sedang dipulihkan, sehingga lensa menjadi lebih mampu untuk fokus. Hal ini didukung oleh penurunan opasitas lensa pada 46% kasus.

“Penelitian ini telah menunjukkan efek positif dari senyawa yang telah diusulkan sebagai obat anti-katarak tetapi belum pernah diuji sebelumnya pada optik lensa. Ini adalah penelitian pertama semacam ini di dunia,” kata Pierscionek. 

Menurutnya,   ada perbedaan yang luar biasa dan peningkatan optik antara mata dengan jenis katarak yang sama yang diobati dengan senyawa dibandingkan dengan yang tidak. 

“Perbaikan terjadi pada beberapa jenis katarak tetapi tidak semuanya menunjukkan bahwa ini mungkin pengobatan untuk katarak tertentu,” imbuhnya. 

About Post Author

Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.

Translate »