ilustrasi alzheimer
0 0
Read Time:1 Minute, 23 Second

Namun harus hati-hati mengonsumsi obat ini. Para peneliti dari Pusat Ilmu Kesehatan Universitas Texas di San Antonio (UT Health San Antonio), Amerika Serikat, telah menemukan bahwa pemberian oral rapamycin pada model tikus yang direkayasa terkena alzheimer, dapat menyebabkan peningkatan plak protein beta (β)-amiloid. Penumpukan -amiloid adalah ciri khas penyakit Alzheimer.

Setelah pengobatan rapamycin, protein yang disebut Trem2 (reseptor pemicu yang diekspresikan pada sel myeloid 2) berkurang secara dramatis.

Trem2 hadir dalam mikroglia, yang merupakan sel kekebalan di otak dan sumsum tulang belakang.

 “Trem2 adalah reseptor yang terletak di permukaan mikroglia, dan memungkinkan sel-sel ini menelan dan menurunkan -amiloid,” kata ketua tim studi Manzoor Bhat.

“Hilangnya Trem2 di mikroglia merusak fungsi vital dari degradasi amiloid, yang pada gilirannya menyebabkan penumpukan plak -amiloid.”

OBATDIGITAL – Rapamycin disetujui untuk mengobati pasien transplantasi dan kanker. Data yang tersedia untuk umum menunjukkan bahwa obat tersebut juga dapat meningkatkan pembelajaran dan memori pada tikus tua.

Namun harus hati-hati mengonsumsi obat ini. Para peneliti dari Pusat Ilmu Kesehatan Universitas Texas di San Antonio (UT Health San Antonio), Amerika Serikat, telah menemukan bahwa pemberian oral rapamycin pada model tikus yang direkayasa terkena alzheimer, dapat menyebabkan peningkatan plak protein beta (β)-amiloid. Penumpukan -amiloid adalah ciri khas penyakit Alzheimer.

Setelah pengobatan rapamycin, protein yang disebut Trem2 (reseptor pemicu yang diekspresikan pada sel myeloid 2) berkurang secara dramatis.

Trem2 hadir dalam mikroglia, yang merupakan sel kekebalan di otak dan sumsum tulang belakang.

 “Trem2 adalah reseptor yang terletak di permukaan mikroglia, dan memungkinkan sel-sel ini menelan dan menurunkan -amiloid,” kata ketua tim studi Manzoor Bhat.

“Hilangnya Trem2 di mikroglia merusak fungsi vital dari degradasi amiloid, yang pada gilirannya menyebabkan penumpukan plak -amiloid.”

About Post Author

Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.

Translate »