kantor Bio farma
0 0
Read Time:1 Minute, 15 Second

OBATDIGITAL – Kabar bagus bagi dunia farmasi. Ketergantungan bahan baku obat dari luar negeri sudah mulai dikurangi secara bertahap. Jika sebelumnyasebelum 2022 impor bahan baku masih berkutat di angka 95 persen, sejak tahun ini berhasil dturunkan jadi 83 persen.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Operasi PT Bio Farma, A. Rahman Roestan, pada acara Business Matching atau Temu Bisnis Tahap III hari kedua bertajuk “Peran Rantai Pasok dalam Negeri untuk Mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.

Dalam siaran pers yang dikeluarkan kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negeri dan Reformasi Kabinet (31/5/2022), Rahman menjelaskan bahwa hal itu terjadi karena Kementerian Badan Usaha Milik Negara melakukan gebrakan untuk membangkiskan prooduk dalam negeri. Salah satunya lewat Peratuan Menteri BUMN Nomor 8 Tahun 2019. Peraturan itu berisi mengenai penggunaan produk dalam negeri, monitoring dan referensi harga. Kemudian juga membentuk tim di holding farmasi di PT Bio Farma.

“Selain bahan baku, pembelian produk dalam negeri pun mengalami peningkatan sebesar 30 persen. Ditargetkan, pada 2022 akan mencapai 56 persen. “Kita yakin di tahun-tahun berikutnya akan terus meningkat,” pungkas Rahman.

Lebih lanjut, Rahman juga menjelaskan ada 24 vaksin produksi PT Bio Farma yang telah mendapatkan sertifikasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 19 di antaranya, kandungan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) mencapai bahkan melebihi 40 persen.

Lebih membanggakan lagi, katanya, produk- produk vaksin buatan Indonesia sudah diakui badan kesehatan dunia. Selain dipakai di Indonesia, juga sudah diekspor ke sejumlah negara-negara berkembang, termasuk negara anggota Organisasi Konferensi Islam.

About Post Author

Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.

Translate »