0 0
Read Time:56 Second

OBATDIGITAL – Munculnya isu peredaran vaksin yang tidak memperoleh izin edar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) masih dalam penelusuran lebih lanjut.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy menanggapi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam proses pengadaan dan vaksinasi COVID-19 di BPOM.

Dalam laporan BPK tersebut, ditemukan 78.361.500 dosis vaksin COVID-19 beredar tanpa lot release atau tanpa melalui penerbitan izin.Muhadjir mengatakan vaksin COVID-19 yang beredar saat ini sudah disetujui BPOM.

Meski begitu, ada kemungkinan jumlah dosis vaksin yang beredar belum dilaporkan sebagaimana yang tercantum dalam laporan BPK.

“Vaksin yang beredar sekarang ini pasti sudah mendapat persetujuan BPOM, cuma jumlah dosisnya yang belum tercover seperti dalam laporan di BPK,” kata Muhadjir di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, dikutip dari Republika (25/5/2022).

Dirinya yakin vaksin COVID-19 yang beredar kemudian diberikan ke masyarakat sudah terjamin aman. Ia juga menyebut tidak ada merek vaksin lain yang masuk dan beredar di Indonesia tanpa melalui izin edar BPOM.

“Jumlah sekian juta yang belum dilaporkan, bisa jadi karena memang kemarin masa darurat kita mengejar target dulu, tapi pasti nanti kita rapikan,” imbuh Muhadjir.

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »