kantor Bio farma
0 0
Read Time:1 Minute, 9 Second

OBATDIGITAL – PT Bio Farma (Persero) yang merupakan holding BUMN Farmasi beserta anak usahanya perlu meningkatkan kinerja melalui sejumlah strategi.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI dengan Direktur Utama PT Bio Farma, PT Indofarma dan PT Kimia Farma, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta Pusat.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima menegaskan, BUMN Farmasi perlu menata roadmap strategis dengan sinergi antar anak perusahaan, salah satunya memperluas market share nasional, regional hingga global. 

Selain itu, dia mengingatkan pentingnya meningkatkan efisiensi dan kinerja perusahaan serta pendapatan negara, salah satunya dengan menjadi press maker untuk jenis obat-obatan tertentu. 

“Kita berharap obat-obat penting yang memang itu dikonsumsi oleh masyarakat kita hendaknya BUMN farmasi menjadi leader di situ,” ujar Aria dalam keterangan resmi dilansir dari situs DPR, (23/5/2022). 

Lebih lanjut, Bio Farma juga diharapkan dapat meningkatkan akses pelayanan kesehatan masyarakat melalui berbagai channel khususnya dalam menyongsong industri 4.0. 

Pengadaan alat kesehatan melalui Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu ditingkatkan, jangan terlalu sering impor. 

“Jangan sampai BUMN justru menjadi komponen terbesar dalam hal-hal yang menyangkut impor,” tutup Aria. 

Sebagai informasi, laba bersih konsolidasi tahun buku 2021 Bio Farma tercatat meningkat 567,8% sebesar Rp1,93 triliun. 

Kenaikan laba bersih tersebut menurut perseroan berasal dari penyelenggaraan vaksin COVID-19 yang mencapai Rp26,81 triliun. 

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »