Menkes serahkan santunan kematian kepada nakes
0 0
Read Time:1 Minute, 1 Second

OBATDIGITAL – Kementerian Kesehatan memimpin pertemuan menteri kesehatan se-ASEAN ke-15  (the 15th ASEAN Health Ministers Meeting) atau AHMM dan mendiskusikan sejumlah agenda. 

Perhelatan yang dihadiri oleh menteri kesehatan dari sembilan negara ASEAN tersebut membicarakan beberapa agenda, salah satunya pendirian Pusat Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dan Penyakit Menular ASEAN atau ASEAN Center for Public Health Emergencies and Emerging Diseases (ACPHEED).

Menkes menyatakan, tiga pilar yang mendasari pembangunan ACPHEED ini yaitu preventif, deteksi, dan respons. Tiga negara yang akan menjadi kantor pusat masing-masing pilar yakni Indonesia, Thailand, dan Vietnam. 

“Jadi center-center ini membina kapabilitas dan kapasitas dari seluruh negara ASEAN untuk mempersiapkan diri kalau ada potensi pandemi baru,” ujar Menkes Budi dalam siaran resmi, (15/5/2022). 

Selain itu, agenda lain yang dibicarakan dalam forum yaitu persetujuan untuk mengadopsi dan mengharmonisasi standar protokol kesehatan se-ASEAN.

“Kita menggunakan kode QR dengan menggunakan standar WHO, sehingga baik saat ini maupun ke depannya jika ada pandemi, negara-negara di ASEAN sudah siap,” imbuh Budi. 

Lebih lanjut, pertemuan juga membahas pembentukan Penilaian Jangka Menengah Agenda Pembangunan Kesehatan ASEAN pasca 2015 (ASEAN Post-2015 Health Development Agenda) atau APHDA 2016-2020, Kerangka Strategis APHDA, Program Kerja APHDA 2021-2025, dan pembentukan Platform Manajemen Pengetahuan.

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »