Novel Coronavirus SARS-CoV-2–Transmission electron micrograph of SARS-CoV-2 virus particles, isolated from a patient. Original image sourced from US Government department: The National Institute of Allergy and Infectious Diseases. Under US law this image is copyright free, please credit the government department whenever you can”.
0 0
Read Time:2 Minute, 7 Second

OBATDIGITAL – Belum reda kasus COVID-19 yang menginfeksi puluhan juta orang di dunia, kini ada penyakit lain yang belum ketahuan namanya yang mengancam nyawa anak-anak. Pejabat kesehatan di beberapa negara kini sedang menyelidiki kasus misterius penyakit hati (hepatitis) yang parah pada anak-anak. Para pejabat menduga ini terkait dengan sejenis virus yang biasanya dikaitkan dengan pilek.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Inggris telah menyelidiki setidaknya 74 kasus di mana anak-anak menderita hepatitis, enam di antaranya membutuhkan transplantasi hati. Tiga kasus serupa ditemukan di Spanyol dan beberapa di Irlandia.

Sementara itu, di Amerika Serikat (AS), anak-anak berusia 1-6 tahun bahkan memperlukan transplantasi hati. Pejabat kesehatan Alabama, salah satu negara bagian AS, mengatakan mereka telah melihat peningkatan hepatitis pada anak-anak sejak November tahun lalu. Dalam setiap kasus, anak tersebut dites positif adenovirus. Para pejabat sedang mengeksplorasi tautan ke satu versi tertentu—adenovirus 41—yang biasanya dikaitkan dengan peradangan usus.

Sementara itu, pejabat kesehatan AS mengatakan mereka sedang menyelidiki sembilan kasus serupa. Semuanya berada di Alabama, tetapi para pejabat mengatakan mereka sedang mencari tahu apakah ada lebih banyak lagi di tempat lain.

“Mengingat peningkatan kasus yang dilaporkan selama satu bulan terakhir dan peningkatan kegiatan pencarian kasus, lebih banyak kasus kemungkinan akan dilaporkan dalam beberapa hari mendatang,” kata pejabat WHO dalam sebuah pernyataan yang dikutip Medical Xpress (17/4/2022).

WHO pertama kali menyadari penyakit yang tidak biasa awal bulan ini, ketika mereka mengetahui 10 anak di Skotlandia memiliki masalah hati. Satu jatuh sakit pada bulan Januari silam dan sembilan lainnya pada bulan Maret. Anak-anak tersebut semuanya menderita sakit parah dan didiagnosis menderita hepatitis setelah dibawa ke rumah sakit.

Sebagai salah satu organ tubuh, hati bekerja dengan memproses nutrisi, menyaring darah dan melawan infeksi. Infeksi menyebabkan gejala seperti penyakit kuning, diare dan sakit perut. Hepatitis dapat mengancam jiwa jika tidak diobati.

Pengujian laboratorium telah mengesampingkan virus hepatitis tipe A, B, C dan E yang biasanya menyebabkan penyakit tersebut. Para pejabat mengatakan mereka tidak mengetahui perjalanan internasional atau faktor lain yang mungkin membahayakan anak-anak. Tetapi mereka mencatat ada lonjakan baru-baru ini dalam penyebaran adenovirus.

Ada lusinan adenovirus, banyak di antaranya terkait dengan gejala seperti pilek, demam, sakit tenggorokan, dan mata merah. Namun beberapa versi bisa memicu masalah lain, termasuk peradangan di lambung dan usus.

Adenovirus sebelumnya telah dikaitkan dengan hepatitis pada anak-anak, tetapi kebanyakan pada anak-anak dengan sistem kekebalan yang lemah.

Beberapa anak Eropa dites positif adenovirus, dan beberapa dites positif COVID-19. Pejabat WHO mengatakan perlu kerja ekstra untuk meyakinkan adanya virus baru terkait hepatitis pada anak.

About Post Author

Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.

Translate »