Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin
0 0
Read Time:1 Minute, 19 Second

OBATDIGITAL – Pengadaan barang dan jasa di bidang kesehatan ditargetkan sebesar 78% dari total pembelanjaan dalam negeri. Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Persentase yang ditargetkan Menkes tersebut melebihi target yang direncanakan Presiden RI Joko Widodo. Namun, Menkes Budi tetap optimis dapat menetapkan target tersebut.

Hingga saat ini, belanja Kemenkes mencapai Rp 35,3 triliun setahun, dan 40% di antaranya digunakan untuk pembelian pengadaan barang dan jasa dari dalam negeri sesuai usulan presiden.

“Presiden memberi target 40%, tapi kami minta kalau bisa ditingkatkan dari Rp.11 triliun menjadi Rp 28 triliun, jadi bukan 40% tapi 78% kita inginkan itu pembeliannya bisa di dalam negeri,” ujar Menkes Budi dikutip dari laman resmi Kemenkes RI, (12/4/2022).

Untuk dapat merealisasikan target, Menkes berupaya untuk membuat transparansi ke sistem pengadaan pemerintah.

Selain itu juga membuat e-catalogue sectoral, yang telah berisi 55 ribu alat kesehatan dan obat di dalamnya.

“Kita pisahkan alat kesehatan dan obat produksi dalam negeri dan bukan produksi dalam negeri, kalau ada produksi impor kita tutup supaya kita belinya dalam negeri,” imbuh Budi.

Langkah berikutnya yaitu dengan melakukan monitoring yang langsung akan dipantau oleh Menkes.

Misalnya mesin CT Scan di rumah sakit yang belum bisa dibuat dalam negeri, tetapi alat kesehatan lain seperti infus, jarum suntik, alat rontgen, generator oksigen, dan tempat tidur rumah sakit sudah banyak diproduksi di Indonesia.

“Saya rasa nanti secara bertahap mudah-mudahan lebih banyak lagi alat-alat kesehatan yang bisa diproduksi di dalam negeri,” lanjutnya.

Karenanya perlu kerja sama dari berbagai pihak untuk menghasilkan lebih banyak produk kesehatan dalam negeri, termasuk dengan berkolaborasi dengan perusahaan teknologi.

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »