0 0
Read Time:1 Minute, 4 Second

OBATDIGITAL – Siapa tidak kenal dengan tempe? Protein nabati murah meriah ini tidak hanya enak, tetapi juga kaya akan kandungan gizi yang bermanfaat untuk kesehatan.

Ketua DPP Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Bidang Ilmiah, Riset dan Inovasi, Marudut Sitompul memaparkan, kandungan protein pada tempe lebih baik daripada kacang-kacangan.

Ia mengatakan, nilai cerna protein tempe jauh lebih tinggi dari kacang kedelai. Protein tempe lebih mudah dicerna tubuh sehingga penyerapan nutrisinya juga jauh lebih baik.

“Dari berbagai jenis kacang-kacangan, sumber protein tempe ini lebih unggul,” ujar Marudut dikutip dari republika.co.id (30/3/2022).

Pasalnya, protein yang terkandung dalam tempe mengandung asam amino lengkap yang tidak kalah dengan jenis protein lainnya. Tempe juga mengandung vitamin B12 yang biasanya hanya ada pada protein hewani.

Proses fermentasi pada kacang kedelai sebagai bahan baku tempe menghasilkan vitamin B12. Tiap 100 gram tempe mengandung kurang lebih 1,2 mikrogram vitamin B12.

“Kebutuhan vitamin B12 pada orang dewasa sekitar empat mikrogram per hari, jadi kita bisa bayangkan kebutuhan vitamin B12 ini bisa terpenuhi dengan konsumsi tempe,” imbuh Marudut.

Selain itu, tempe juga mengandung isoflavon, senyawa antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari radikal bebas. Bahkan, antioksidan juga dapat mencegah penyakit degeneratif termasuk mencegah kanker kolon.

“Artinya, rutin mengonsumsi satu potong tempe saja bisa memenuhi kebutuhan isoflavon sehari-hari,” tutup Marudut.

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »