ilustrasi vaksinasi
0 0
Read Time:1 Minute, 14 Second

OBATDIGITAL – PT Kalbe Farma Tbk batal mengembangkan vaksin GX-19 yang saat ini telah memasuki fase uji klinis 2b/3.

Pengembangan vaksin dihentikan lantaran status pandemi COVID-19 yang berubah menjadi endemi, dan kebutuhan vaksin yang tidak signifikan lagi.

Direktur Kalbe Farma, Sie Djohan mengatakan, perubahan status pendemi COVID-19 menjadi endemi, seperti penyakit influenza menyebabkan urgensi pengembangan vaksin menjadi tidak signifikan. Selain itu, suplai vaksin di Indonesia dianggap telah mencukupi.

“Namun demikian kami terus berinovasi untuk mengembangan teknologi DNA (deoxyribonucleic acid) vaksin ini menjadi vaksin lain di luar Covid-19 misalnya untuk onkologi,“ kata Sie Djohan dalam keterangan resmi, (16/3/2022).

Sementara itu, strategi perusahaan menghentikan proses pengembangan vaksin GX-19 menjadi vaksin lainnya yang berbasis DNA tidak berpengaruh secara material bagi bisnis perusahaan. Pasalnya, kontribusi bisnis vaksin GX-19 belum diperhitungkan ke dalam target pendapatan perusahaan.

Berdiri sejak tahun 1996, Kalbe Farma merupakan salah satu perusahaan farmasi terbuka yang terbesar di Asia Tenggara. Kalbe Farma memiliki empat divisi utama portofolio seperti obat resep, produk kesehatan, nutrisi, serta distribusi dan logistik.

Selain itu, Kalbe Farma juga telah mengembangkan ekosistem digital seperti aplikasi telemedisin KlikDokter, dan layanan distribusi EMOS (Electronic Mobile Order System).

Memiliki lebih dari 40 anak perusahaan dan 15 fasilitas produksi berstandar internasional, Kalbe Farma mempekerjakan sekitar 16.000 karyawan yang tersebar di 76 cabang di seluruh Indonesia.

Selain vaksin dari Kalbe, pemerintah Indonesia juga punya vaksin Merah Putih yang juga tengah menjalani uji klinis. Apakah juga akan dihentikan? Kita tunggu saja.

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »