Ketua BPOM Penny K Lukito
0 0
Read Time:45 Second

OBATDIGITAL – Ternyata, vaksin COVID-19 juga memiliki masa kedaluwarsa. Hal ini ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM). BPOM memperbarui aturan batas kedaluwarsa vaksin COVID-19 dengan perhitungan 2 kali masa uji stabilitas. Aturan ini berdasarkan standar internasional terkait dengan batas kedaluwarsa vaksin.

“Dengan demikian, semua vaksin Covid-19 yang merupakan vaksin yang baru diproduksi dan memiliki data uji stabilitas dengan durasi 3 bulan, diberikan persetujuan masa kedaluwarsa 6 bulan,” tulis BPOM dalam keterangannya, (14/3/2022).

Uji stabilitas vaksin merupakan tolak ukur kualitas vaksin, berapa lama bisa bertahan dalam penyimpanan sebelum digunakan. Menurut standar internasional, vaksin COVID-19 setidaknya harus memiliki uji stabilitas selama 3 bulan.

Dalam keterangan pers, BPOM menyebut batas kedaluwarsa ini diberikan karena masih terbatasnya penelitian dan pengembangan vaksin COVID-19. Sehingga, tanggal kedaluwarsanya pun jadi lebih pendek.

Nantinya, tidak tertutup kemungkinan batas kedaluwarsa vaksin akan diperpanjang jika sudah ada data baru.

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »