Pasien kanker yang dikemoterapi
0 0
Read Time:1 Minute, 26 Second

OBATDIGITAL – Di era digital saat ini, pemanfaatan teknologi di bidang medis dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan, khususnya untuk pengobatan kanker anak. Kanker tidak hanya sering dijumpai pada orang dewasa, tetapi juga banyak diderita oleh anak-anak.

Menurut data dari World Health Organization (WHO), setiap tahunnya ada 400.000 kasus anak-anak dan remaja berusia 0-19 tahun yang mengidap kanker.

Di Indonesia, ada 14.000 pasien kanker anak setiap tahunnya, dan mayoritas berasal dari keluarga prasejahtera. Jumlah ini tentu saja mencengangkan, sehingga memerlukan strategi penanganan khusus.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bekerja sama dengan Rumah Sakit Kanker Dharmais dan Roche Indonesia mendukung program telementoring ECHO (Extension for Community Health Outcomes) khususnya untuk meningkatkan kualitas pelayanan tatalaksana kanker anak.

Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan, Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kemenkes Siti Khalimah menjelaskan, strategi yang paling efektif untuk meningkatkan hasil perawatan adalah berfokus pada diagnosis yang cepat dan tepat. Hal ini juga diiringi dengan terapi berbasis bukti yang efektif.

“Oleh karena itu, sangat penting adanya pembekalan terhadap para tenaga medis agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik,” jelas Khalimah dalam keterangan tertulis, (7/3/2022).

Model telementoring ECHO menjangkau wilayah di Indonesia yang fasilitas kesehatan dan tenaga medisnya masih merata. Tujuannya memberikan pelayanan bagi penyedia layanan kesehatan terkait penatalaksanaan kanker anak di Indonesia.

Project ECHO menargetkan 110 rumah sakit hingga tahun 2024 mendatang, dengan target jangka panjang menyasar 514 rumah sakit. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga turut mendukung program ini.

Ketua Umum IDAI, Piprim Basarah Yanuarso menyatakan, perlu adanya kesinambungan dari hulu ke hilir dalam pelayanan kesehatan dan peningkatan kerja sama berbagai pihak.

“Di era digital ini, IDAI mendukung pemanfaatan teknologi yang maksimal untuk memudahkan pelayanan kesehatan seperti konsultasi antara dokter dengan pasien, dan juga konsultasi antar tenaga kesehatan,” tutupnya.

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »