Kantor Kalbe Farma
0 0
Read Time:1 Minute, 9 Second

OBATDIGITAL – Konflik geopolitik yang terjadi antara Rusia-Ukraina hingga saat ini masih terus berlangsung. PT Kalbe Farma Tbk berjaga-jaga dengan menambah stok bahan baku obat-obatan. 

Pasalnya, konflik antar dua negara tersebut dapat berpotensi meningkatkan risiko rantai pasokan yang masih membengkak. Terlebih, pandemi COVID-19 juga belum berakhir. 

Kalbe Farma akan menambah stok bahan baku obat-obatan dalam bentuk bahan mentah maupun kemasan hingga 4 bulan ke depan. Hal ini dilakukan untuk mengatasi kemungkinan krisis rantai pasokan secara global. 

Pihak Kalbe akan terus memantau kondisi pasar dan harga, supaya masyarakat jangan sampai kehabisan stok obat-obatan dan suplemen yang dibutuhkan saat ini. Hal tersebut disampaikan Direktur Kalbe Farma, Bernadus Karmin Winata.

“Dengan timbulnya krisis geopolitik Ukraina, Kalbe akan terus memonitor kondisi pasar dan tren harga bahan baku dan kemasan untuk mengantisipasi gejolak pasokan agar dapat menjamin ketersediaan produk di masyarakat,“ jelas Bernadus dilansir dari sindonews.com (3/3/2022). 

Dirinya menambahkan, apabila terjadi kenaikan harga bahan baku melebihi perkiraan perusahaan, Kalbe Farma akan menempuh kebijakan untuk meningkatkan harga produk secara bijak dan selektif. Dengan catatan tidak akan merugikan konsumen. 

Bernadus optimis perusahaan dapat tetap mencapai operating profit margin yang stabil di tahun 2022, berkisar antara 14,5% sampai dengan 15,5%. Hal ini dilakukan dengan beberapa strategi, seperti efisiensi biaya operasional, product mix, hingga kenaikan harga produk jika dibutuhkan. 

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »