0 0
Read Time:53 Second

OBATDIGITAL – Kasus COVID-19 yang akhir-akhir ini melonjak sempat membuat masyarakat khawatir. Hal ini terkait dengan kekhawatiran akan keterbatasan stok obat dan vitamin.

Ketua Umum Gabungan Perusahaan (GP) Farmasi Indonesia (GPFI) Tirto Kusnadi mengatakan, tidak perlu khawatir karena stok obat dan vitamin dijamin ketersediaannya.

Pihaknya sudah memastikan sekitar 160 pabrik farmasi yang memproduksi 2.000 jenis obat untuk memastikan ketersediaan stok di pasaran.

“Kami mengerahkan segala kemampuan sesuai dengan kapasitas dan keahlian masing-masing anggota I untuk percepatan riset dan pengembangan, proses produksi, distribusi dan penguatan jaringan ritel apotik dan pedagang besar farmasi,” jelas Tirto dalam keterangan tertulis (28/2/2022).

Sementara itu, GPFI juga memastikan distribusi obat-obatan berlangsung aman, dengan melibatkan lebih dari 1.600 pedagang besar farmasi dengan 600 cabang di seluruh Indonesia. GPFI menguasai kurang lebih 88% volume peredaran obat nasional.

Tercatat hingga bulan Februari 2022, ada sebanyak 56.000 kasus COVID-19 yang jauh melampaui kasus varian Delta pada Juli 2021 lalu.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik, karena GPFI memastikan tidak akan terjadi kelangkaan obat dan suplemen vitamin.

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »