Pasienpria COVID-19
0 0
Read Time:1 Minute, 17 Second

OBATDIGITAL Selama ini dokter tak bisa mengira penyakit yang diderita pasien bakal parah. Mereka baru tahu setelah penyakitnya memburuk dan maut siap mengancam.

Tapi sebentar lagi hal itu bisa dicegah dengan alat deteksi dini. Sebab, para ilmuwan telah mengembangkan sensor prototipe yang dapat membantu dokter dengan cepat mengukur tingkat adenosin trifosfat (ATP) dan laktat dalam sampel darah dari pasien, membantu dalam penilaian cepat tingkat keparahan beberapa penyakit.

Ilmuwan dan rekan Universitas Hokkaido, Jepang, telah merancang biosensor prototipe yang mendeteksi tingkat ATP dan laktat dalam darah pasien, memungkinkan penilaian cepat dari tingkat keparahan beberapa kondisi medis. Rinciannya dilaporkan dalam jurnal Biosensors and Bioelectronics.

ATP adalah molekul yang ditemukan di setiap sel hidup yang menyimpan dan membawa energi. Dalam sel darah merah, ATP diproduksi oleh jalur biokimia yang disebut jalur Embden-Meyerhof.

Penyakit berat seperti kegagalan organ multipel, sepsis, dan influenza mengurangi jumlah ATP yang diproduksi oleh sel darah merah.

Dengan demikian, tingkat keparahan penyakit ini dapat diukur dengan memantau jumlah ATP dan laktat dalam darah pasien.

“Pada tahun 2013, rekan penulis kami di Universitas Tokushima mengusulkan skor risiko energi ATP-laktat (A-LES) untuk mengukur tingkat ATP dan laktat dalam darah untuk menilai tingkat keparahan influenza akut pada pasien,” jelas ahli kimia terapan Universitas Hokkaido, Akihiko Ishida.

“Namun, metode saat ini untuk mengukur tingkat ini dan pendekatan lain untuk mengukur tingkat keparahan penyakit dapat menjadi rumit, panjang, atau tidak cukup sensitif. Kami ingin mengembangkan tes yang cepat dan sensitif untuk membantu dokter melakukan triase pasien mereka dengan lebih baik,” imbuhnya seperti dilansir dari Medical Xpress (24/2/2022).

About Post Author

Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.

Translate »