vaksinasi lansia drive thru di Bogor
0 0
Read Time:1 Minute, 19 Second

OBATDIGITAL – Setelah vaksin booster COVID-19 diberikan, banyak pihak yang menyarankan vaksin booster kedua atau keempat. Namun perlukah?

Sebuah tim peneliti yang bekerja di Pusat Medis Sheba Israel telah menemukan bukti yang menunjukkan bahwa vaksinasi COVID keempat atau suntikan penguat kedua mungkin tidak diperlukan bagi kebanyakan orang karena tidak menambah perlindungan yang signifikan.

Dalam makalah yang diposting di server pracetak medRxiv, dan dikutip oleh Medical Xpress (26/2/2022), tim peneliti tersebut membandingkan orang yang diberi suntikan booster kedua dengan orang yang tidak.

Bukan suatu kebetulan bahwa para peneliti bekerja di Israel—ini adalah salah satu dari sedikit negara yang tidak menunggu untuk mengetahui apakah suntikan keempat diperlukan. Pejabat di sana telah mulai menyediakan booster kedua bagi mereka yang menginginkannya. Untuk menentukan kemanjuran suntikan booster kedua, para peneliti merekrut 1.000 petugas kesehatan yang telah divaksinasi lengkap dan yang telah menerima suntikan booster. Dua ratus tujuh puluh empat menerima booster kedua; sisanya menjabat sebagai kelompok kontrol. Para peneliti kemudian mengukur tingkat antibodi untuk semua subjek. Mereka menemukan bahwa meskipun booster kedua sedikit meningkatkan perlindungan, itu tidak cukup untuk membenarkan penggunaannya—setidaknya saat ini.

Mereka juga menemukan bahwa booster kedua tidak mengaktifkan sel T. Mereka menyarankan hasil mereka tidak harus menakut-nakuti orang, namun; mereka percaya bahwa kebanyakan orang masih cukup terlindungi dari tiga tembakan pertama mereka.

Namun, mereka menyarankan agar orang tua dan mereka yang berisiko karena alasan lain mendapatkan booster kedua jika mereka bisa.

Meskipun orang-orang seperti itu tidak dimasukkan dalam penelitian, para peneliti berasumsi bahwa setiap peningkatan perlindungan bagi orang-orang yang lebih berisiko adalah alasan untuk mendapatkan suntikan.

About Post Author

Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.

Translate »