0 0
Read Time:1 Minute, 20 Second

OBATDIGITAL – Perusahaan farmasi Jepang Fuji Pharma mengumumkan secara resmi kerja sama dengan perusahaan biofarmasi global asal Eslandia, Alvotech, untuk membuat obat-obatan biosimilar. Perjanjian kerja sama ini nantinya akan membantu mengembangkan obat biosimilar secara komersial di Jepang.

Perjanjian itu menyebutkan, pihak Fuji Pharma akan mendapat hak komersial eksklusif untuk pengembangan obat biosimilar yang saat ini masih dirahasiakan.

Alvotech nantinya akan menerima pembayaran di muka dan mendapat bagian penjualan di pasar. Kerja sama ini bukan pertama kalinya antara Fuji Pharma dengan Alvotech.

Sebelumnya pada 2018, kedua belah pihak sudah menjalin kerja sama dengan baik, menghasilkan enam produk obat biosimilar hingga saat ini.

Presiden dan CEO Fuji Pharma, Takayuki Iwai menyebutkan, perusahaan telah menjadi pionir obat-obatan biosimilar di Jepang. Sebagaimana diketahui, pasar obat Jepang menempati peringkat ketiga pengeluaran farmasi terbesar secara global.

“Ekspansi dalam kemitraan kami dengan Alvotech ini menunjukkan komitmen kami kepada pasien dan fokus kami pada keberlanjutan perawatan kesehatan,” papar Takayuki dilansir dari businesswire.com (23/2/2022).

Pendiri dan Ketua Alvotech, Robert Wessman menambahkan, perusahaan memiliki pendekatan global terhadap pasar obat biosimilar. Strategi menyegel kerja sama dengan Jepang dianggap akan menguntungkan dalam jangka panjang.

“Kami percaya dinamika di pasar Jepang akan mendukung biosimilar dalam jangka panjang karena sistem perawatan kesehatan menyeimbangkan biaya dan akses pasien,” pungkas Wessman.

Selain bergerak menyasar obat biosimilar, Fuji Pharma juga fokus dalam mengembangkan obat-obatan komersial lainnya seperti obat hormon untuk terapi obstetri dan ginekologi, serta obat suntik, dan produk farmasi diagnostik lainnya.

Sedangkan Alvotech fokus pada pengembangan dan produksi obat-obatan biosimilar untuk pasien di seluruh dunia, dengan prioritas obat biosimilar untuk mengatasi gangguan mata, autoimun, osteoporosis, dan kanker.

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »