kantor Johnson & Johnson
0 0
Read Time:41 Second

OBATDIGITAL – Vaksin COVID-19 Johnson & Johnson telah menggantikan program mRNA dari Pfizer dan Moderna di banyak negara maju, tetapi masih dalam permintaan tinggi di seluruh dunia.

Itu sebabnya berita perusahaan baru-baru ini menghentikan produksi menjadi kejutan bagi beberapa orang, termasuk pelanggan utama J&J.

Akhir tahun lalu, Johnson & Johnson menghentikan produksi vaksin COVID-19 dari fasilitasnya di kota Leiden, Belanda, lapor The New York Times, mengutip orang-orang yang dekat dengan masalah tersebut. Berkat stok vaksin, tidak jelas apakah jeda itu memengaruhi pasokan vaksin.

Jeda hanya sementara, dengan J&J bersiap untuk melanjutkan produksi di Leiden dari vaksin COVID-nya pada bulan Maret, menurut New York Times.

Dosis yang dibuat di sana bulan depan kemungkinan akan diluncurkan sekitar Mei atau Juni, setelah tes dan inspeksi pabrik, kata surat kabar itu.

About Post Author

Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.

Translate »