gejala parkinson
0 0
Read Time:1 Minute, 56 Second

OBATDIGITAL – Orang dengan penyakit Parkinson yang makan lebih banyak flavonoid—senyawa yang ditemukan dalam makanan kaya warna seperti beri, kakao, dan anggur merah—mungkin memiliki risiko kematian yang lebih rendah daripada mereka yang tidak, menurut sebuah studi baru.

Secara khusus, para peneliti menemukan bahwa ketika orang yang telah didiagnosis dengan penyakit Parkinson (PD) makan lebih banyak flavonoid, mereka memiliki peluang kematian yang lebih rendah selama masa studi 34 tahun dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi banyak flavonoid.

Selain itu, mereka menemukan bahwa makan lebih banyak flavonoid sebelum didiagnosis dengan PD dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah pada pria, tetapi tidak pada wanita.

“Menambahkan beberapa porsi makanan kaya flavonoid ke dalam makanan mereka dalam seminggu berpotensi menjadi cara mudah bagi penderita PD untuk membantu meningkatkan harapan hidup mereka,” kata Xinyuan Zhang, kandidat dalam ilmu gizi di Penn State, Amerika Serikat.

“Konsumsi yang lebih besar dari buah beri dan anggur merah, yang kaya akan antosianin flavonoid, secara khusus dikaitkan dengan kematian yang lebih rendah.”

Zhang mencatat bahwa konsumsi anggur tidak boleh melebihi jumlah yang digariskan dalam Pedoman Diet untuk Orang Amerika, yaitu satu gelas per hari untuk wanita dan dua gelas untuk pria.

Studi ini diterbitkan hari ini di jurnal Neurology. Menurut Yayasan Parkinson, lebih dari 60.000 orang didiagnosis dengan PD setiap tahun, dan lebih dari 10 juta orang di seluruh dunia hidup dengan penyakit ini. Penyakit ini disebabkan oleh otak tidak membuat cukup dopamin dan menyebabkan tremor, kekakuan dan masalah dengan keseimbangan.

Profesor Xiang Gao, pakar ilmu gizi di Penn State, Amerika Serikat, mengatakan bahwa sementara PD tidak dianggap sebagai penyakit fatal, komplikasinya dapat menyebabkan peningkatan risiko kematian, dan hanya sedikit penelitian yang meneliti bagaimana pola makan penderita PD dapat mempengaruhi prognosis penyakit.

Penelitian sebelumnya menemukan bahwa ketika orang tanpa Parkinson makan lebih banyak flavonoid, itu dikaitkan dengan risiko yang lebih rendah dari mereka mengembangkan penyakit di masa depan.

“Kami ingin mengeksplorasi lebih lanjut apakah asupan flavonoid dapat dikaitkan dengan kelangsungan hidup yang lebih baik. individu yang telah didiagnosis dengan Parkinson,” ujarnya

Untuk penelitian ini, para peneliti menganalisis data pada 599 wanita dan 652 pria yang baru saja didiagnosis dengan PD.

Peserta ditanya seberapa sering mereka makan makanan kaya flavonoid tertentu, seperti teh, apel, beri, jeruk dan jus jeruk, dan anggur merah. Asupan flavonoid kemudian dihitung dengan mengalikan kandungan flavonoid makanan tersebut dengan seberapa sering dikonsumsi

About Post Author

obatdigital

Obat Digital adalah startup yang menampilkan beberapa informasi seputar industri farmasi berikut bisnisnya, baik obat-obatan, herbal, vaksin, alat kesehatan. Situs web ini didirikan agar pengunjung lebih melek soal perkembangan dunia medis dan pemanfaatannya.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By obatdigital

Obat Digital adalah startup yang menampilkan beberapa informasi seputar industri farmasi berikut bisnisnya, baik obat-obatan, herbal, vaksin, alat kesehatan. Situs web ini didirikan agar pengunjung lebih melek soal perkembangan dunia medis dan pemanfaatannya.

Translate »