Obat COVID-19 Remdesivir
0 0
Read Time:1 Minute, 17 Second

OBATDIGITAL – Setelah vaksin booster COVID-19 diberikan, tidak lama lagi, agaknya akan ada vaksin keempat yang digunakan untuk mencegah penularan Varian Omicron virus SARS CoV2 (severe acute respiratory syndrome coronavirus type-2),

Namun sebelum digunakan, peneliti Israel sudah penyebab COVID-19. Sebuah rumah sigubakit Israel mengatakan penelitian awal menunjukkan dosis keempat vaksin virus corona hanya memberikan pertahanan terbatas terhadap varian omicron yang mengamuk di seluruh dunia.

Periset Rumah Sakit Sheba bulan lalu mulai memberikan vaksin keempat kepada lebih dari 270 pekerja medis—154 yang menerima vaksin Pfizer-BioNtech dan 120 lainnya yang menerima vaksin Moderna. Semuanya sebelumnya telah divaksinasi tiga kali dengan vaksin Pfizer-BioNtech.

Uji klinis menemukan bahwa kedua kelompok menunjukkan peningkatan antibodi “sedikit lebih tinggi” daripada mengikuti vaksin ketiga tahun lalu. Namun dikatakan peningkatan antibodi tidak mencegah penyebaran omicron.

“Meskipun tingkat antibodi meningkat, vaksin keempat hanya menawarkan pertahanan parsial terhadap virus,” kata Gili Regev-Yochay, direktur unit penyakit infeksi rumah sakit.

“Vaksin, yang lebih efektif melawan varian sebelumnya, menawarkan perlindungan yang lebih sedikit dibandingkan omicron.”

Hasil awal menimbulkan pertanyaan tentang keputusan Israel untuk menawarkan suntikan pendorong kedua—dan keempat secara keseluruhan—untuk populasinya yang lebih dari 60 tahun.

Pemerintah setempat mengatakan lebih dari 500.000 orang telah menerima booster kedua dalam beberapa pekan terakhir.

Nahman Ash, direktur Kementerian Kesehatan Israel, mengatakan penelitian itu tidak berarti upaya vaksin keempat adalah sebuah kesalahan.

“Ini mengembalikan tingkat antibodi seperti pada awal booster ketiga. Itu sangat penting, terutama di antara populasi yang lebih tua,” katanya kepada Channel 13 TV yang dikutip oleh Medical Xpress (18/1/2022).

About Post Author

Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.

Translate »