Gejala kanker kulir
0 0
Read Time:1 Minute, 33 Second

OBATDIGITAL – Upaya ilmuwan untuk melakukan pemeriksaan kanker kulit terus dilakukan. Kini mereka berhasil menemukan cara untuk mendeteksi tingkat keganasan penyakit tersebut. Salah satunya yang ditemukan peneliti Universitas Newcastle, Inggris. Mereka menciptakan tes yang bisa memprediksi penyebaran dan kekambuhan kanker kulit.

Salah satu jenis kanker kulit yang dicoba adalah melanoma, yang merupakan penyakit kanker kulir yang banyak penderitanya. Setiap tahun di Inggris ditemukan 16.000 orang yang terkena kanker itu, sedangkan di Amerika Serikat berjumlah 96.000 kasus per tahun.

Dipimpin oleh Profesor Penny Lovat di Universitas Newcastle, Inggris, bekerja sama dengan perusahaan AMLo Biosciences, tes ini menawarkan kepastian bagi pasien yang didiagnosis dengan melanoma tahap awal.

Dengan dukungan dari National Institute for Health Research (NIHR) untuk mengembangkan penyediaan dan bekerja dengan AMLo Biosciences, layanan rujukan sekarang tersedia di mana bagian dari melanoma pasien dapat dikirim ke laboratorium untuk dianalisis.

Tes ini mengidentifikasi risiko sebenarnya dari perkembangan penyakit pasien dan memberikan siapa pun yang didiagnosis dengan melanoma tahap awal non-ulserasi – terhitung sekitar 75% dari semua diagnosis baru – informasi yang lebih akurat tentang risiko penyebaran penyakit.

Hasil temuannya itu dipublikasikan dalam British Journal of Dermatology dan dikutip oleh Scietch Daily (13/1/2022).

Dalam penelitian itu, peneliti menjelaskan bagaimana melanoma tahap awal yang berisiko menyebar mengeluarkan faktor pertumbuhan yaitu TGFß2 yang menyebabkan pengurangan, atau penurunan regulasi, protein AMBRA1 dan Loricrin – keduanya ditemukan di kulit yang melapisi tumor. TGFß2 juga menyebabkan hilangnya claudin-1 yang menyebabkan hilangnya integritas kulit dan memfasilitasi ulserasi.

Profesor Penny Lovat, yang juga Chief Scientific Officer di AMLo Biosciences menjelaskan bahwa seperti mortar dan batu bata yang menyatukan dinding, AMBRA1, Loricrin dan Claudin 1 adalah protein kunci untuk menjaga integritas lapisan atas kulit.

“Ketika protein ini hilang, celah akan terbentuk – seperti mortar yang hancur di dinding. Hal ini memungkinkan tumor untuk menyebar dan akhirnya ulserasi yang kita tahu adalah proses yang terkait dengan tumor berisiko lebih tinggi,” ujar Lovat.

About Post Author

Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.

Translate »