penderita jantung
0 0
Read Time:1 Minute, 54 Second

OBATDIGITAL – Vitamin K tidak sepopuler vitamin A, B, C, D, dan E. Padahal peranan vitamin K sangat vital bagi tubuh. Yaitu membantu tubuh terhindar dari penyakit jantung.

Itu dibuktikan lewat penelitian New Edith Cowan University (ECU). Mereka telah menemukan bahwa orang yang mengonsumsi makanan kaya vitamin K memiliki risiko 34% lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular terkait aterosklerosis (kondisi yang mempengaruhi jantung atau pembuluh darah).

Itu setelah para periset memeriksa data dari lebih dari 50.000 orang yang mengambil bagian dalam studi Diet, Kanker, dan Kesehatan Denmark selama periode 23 tahun.

Mereka menyelidiki apakah orang yang makan lebih banyak makanan yang mengandung vitamin K memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular tersebut.

Ada dua jenis vitamin K yang ditemukan dalam makanan yang kita makan: vitamin K1 terutama berasal dari sayuran berdaun hijau dan minyak nabati sedangkan vitamin K2 ditemukan dalam daging, telur, dan makanan fermentasi seperti keju.

Studi tersebut menemukan bahwa orang dengan asupan vitamin K1 tertinggi 21% lebih kecil kemungkinannya untuk dirawat di rumah sakit karena penyakit kardiovaskular yang berhubungan dengan aterosklerosis.

Sedangkan untuk vitamin K2, risiko dirawat di rumah sakit 14% lebih rendah. Risiko yang lebih rendah ini terlihat untuk semua jenis penyakit jantung yang berhubungan dengan aterosklerosis, terutama untuk penyakit arteri perifer sebesar 34%.

Ketua tim peneliti Nicola Bondonno mengatakan temuan tersebut menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih banyak vitamin K mungkin penting untuk perlindungan terhadap aterosklerosis yang pada gilirannya mencegah penyakit kardiovaskular.

“Pedoman diet saat ini untuk konsumsi vitamin K umumnya hanya didasarkan pada jumlah vitamin K1 yang harus dikonsumsi seseorang untuk memastikan darahnya dapat menggumpal,” kata Bondonno.

“Meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk sepenuhnya memahami prosesnya, kami percaya bahwa vitamin K bekerja dengan melindungi terhadap penumpukan kalsium di arteri utama tubuh yang mengarah ke kalsifikasi vaskular,” imbuhnya seperti dilansir dari Scitech Daily (3/1/2021).

Rekan Bondonno Jamie Bellinge, mengatakan peran vitamin K dalam kesehatan kardiovaskular dan khususnya dalam pengapuran vaskular adalah bidang penelitian yang menawarkan harapan yang menjanjikan untuk masa depan.

Menurutnya, penyakit kardiovaskular tetap menjadi penyebab utama kematian di Australia dan masih ada pemahaman yang terbatas tentang pentingnya berbagai vitamin yang ditemukan dalam makanan dan pengaruhnya terhadap serangan jantung, stroke, dan penyakit arteri perifer.

“Temuan ini menjelaskan potensi efek penting yang dimiliki vitamin K pada penyakit pembunuh dan memperkuat pentingnya diet sehat dalam mencegahnya,” kata Bellinge.

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »