ilustrasi radang gusi
0 0
Read Time:2 Minute, 3 Second

OBATDIGITAL – Jangan sepelekan penyakit gusi. Sebab meski kelihatan ringan, tapi bisa mengganggu organ jantung, bahkan kesehatan mental orang. Ini dibuktikan lewat sebuah studi peneliti University of Birmingham, Amerika Serikat. Mereka menunjukkan peningkatan risiko pasien mengembangkan penyakit termasuk kesehatan mental dan kondisi jantung jika mereka memiliki riwayat medis penyakit periodontal (gusi).

Seperti dikutip dari Science Daily (20/12/2021), para ahli melakukan studi pertama dari jenisnya terhadap catatan GP dari 64.379 pasien yang memiliki riwayat penyakit periodontal yang berkunjung ke dokter. Yang termasuk penyakit gusi adalah gingivitis dan periodontitis (kondisi yang terjadi jika penyakit gusi tidak diobati dan dapat menyebabkan kehilangan gigi).

Dari jumlah tersebut, 60.995 menderita gingivitis dan 3.384 menderita periodontitis. Catatan pasien ini dibandingkan dengan 251.161 pasien yang tidak memiliki catatan penyakit periodontal. Di seluruh kohort, usia rata-rata adalah 44 tahun dan 43% adalah laki-laki, sedangkan 30% adalah perokok. Indeks Massa Tubuh (BMI), etnis dan tingkat kekurangan juga serupa di seluruh kelompok.

Para periset memeriksa data untuk menentukan berapa banyak pasien dengan dan tanpa penyakit periodontal yang berkembang menjadi penyakit kardiovaskular (misalnya, gagal jantung, stroke, demensia vaskular), gangguan kardiometabolik (misalnya, tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2), autoimun. kondisi (misalnya, radang sendi, diabetes tipe 1, psoriasis), dan kesehatan mental yang buruk (misalnya, depresi, kecemasan dan penyakit mental yang serius) selama rata-rata tindak lanjut sekitar tiga tahun.

Walhasil, tim menemukan bahwa pasien dengan riwayat penyakit periodontal yang tercatat pada awal penelitian lebih mungkin untuk melanjutkan dan didiagnosis dengan salah satu dari kondisi tambahan ini selama rata-rata tiga tahun, dibandingkan dengan kohort tanpa penyakit periodontal pada awal penelitian.

Hasil penelitian menunjukkan, pada pasien dengan riwayat penyakit periodontal yang tercatat pada awal penelitian, peningkatan risiko terkena penyakit mental adalah 37%, sedangkan risiko pengembangan penyakit autoimun meningkat sebesar 33%, dan risiko terkena penyakit kardiovaskular meningkat sebesar 18%, sedangkan risiko mengalami gangguan kardiometabolik meningkat sebesar 7% (dengan peningkatan risiko yang jauh lebih tinggi untuk diabetes tipe 2 sebesar 26%).

Salah satu penelitinya, Joht Singh Chandan, mengatakan bahwa kesehatan mulut yang buruk sangat umum, baik di Inggris maupun secara global. Ketika kesehatan mulut yang buruk berkembang, itu dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup secara substansial Namun, sampai sekarang, tidak banyak yang diketahui tentang hubungan kesehatan mulut yang buruk dan banyak penyakit kronis, terutama kesehatan mental.

“Kami menemukan bukti bahwa penyakit periodontal tampaknya terkait dengan peningkatan risiko pengembangan penyakit kronis terkait ini. Karena penyakit periodontal sangat umum, peningkatan risiko penyakit kronis lainnya mungkin merupakan beban kesehatan masyarakat yang substansial,” kata Chandan.

About Post Author

Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.

Translate »