vaksin virus Corona
0 0
Read Time:1 Minute, 14 Second

OBATDIGITAL – Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) telah merekomendasikan beberapa vaksin untuk masyarakat.

Mereka merekomendasikan vaksin Pfizer dan Moderna dibandingkan Johnson & Johnson. Pejabat CDC mengatakan, vaksin Johnson & Johnson menyebabkan pembekuan darah yang serius, meskipun jarang terjadi.

Sedangkan Pfizer dan Moderna tidak memiliki risiko tersebut, dan juga jauh lebih efektif.Amerika Serikat kini telah mewajibkan booster atau dosis vaksin COVID-19 ketiga untuk perlindungan lebih lanjut.

Penasihat CDC dari Universitas Washington, Beth Bell, mengatakan bahwa pihaknya tidak akan merekomendasikan vaksin Johnson & Johnson, namun pihak perusahaan harus tetap menyediakannya bagi mereka yang menginginkannya, atau mengalami intoleransi/alergi yang parah terhadap vaksin lain.

“Saya tidak akan merekomendasikan vaksin Janssen kepada anggota keluarga saya” tetapi beberapa pasien mungkin, dan harus dapat memilih suntikan itu,” papar Bell dikutip dari laman US News, (16/12/2021).

Regulator vaksin di Amerika Serikat menemukan masalah pembekuan darah dengan vaksin Johnson & Johnson, juga AstraZeneca yang digunakan di negara lain.

Pembekuan darah yang jarang terjadi tersebut terbentuk di tempat yang tidak biasa, seperti di pembuluh darah yang mengalirkan darah dari otak, juga ditemukan pada pasien yang trombositnya rendah dan membentuk gumpalan, atau disebut trombosis dengan sindrom trombositopenia, yang terjadi selama satu atau dua minggu setelah divaksin Johnson & Johnson. Gejala lain yang ditemukan antara lain mual, sakit perut, serta sakit kepala parah.

Para panelis CDC akhirnya sepakat memutuskan rekomendasi vaksin Pfizer dan Moderna yang dinilai lebih dapat memproteksi, lebih aman, dan terbukti efektif mengatasi mutasi virus yang kini beredar.

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »