Vaksinasi pada anak-anak
0 0
Read Time:1 Minute, 15 Second

OBATDIGITAL – Anak-anak di Indonesia sudah mulai menerima dosis pertama vaksin COVID-19 dengan Sinovac.

Akan tetapi, perlu diwaspadai jika ada efek samping yang menyertai, atau disebut Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof. Wiku Adisasmito menjelaskan, vaksinasi COVID-19 pada anak akan diintegrasikan bersamaan dengan imunisasi rutin. Berdasarkan hasil studi klinis di Cina, anak usia 6-11 tahun yang menerima vaksin Sinovac tergolong tinggi kadar toleransinya.

Namun, bisa saja terjadi KIPI pasca vaksinasi seperti halnya pada orang dewasa.KIPI yang dapat terjadi pada anak usia 6-11 tahun antara lain seperti rasa nyeri pada lengan bekas suntikan, nyeri otot, nyeri sendi, sakit kepala, menggigil, mual muntah, merasa lelah, demam dengan suhu di atas 37,8 derajat Celsius.

“Gejala mirip flu dan menggigil selama 1-2 hari,” ujar Adisasmito.

Adisasmito meminta orang tua untuk tetap tenang dan tidak panik jika anak mengalami KIPI pasca vaksinasi COVID-19.

Perhatikan juga cara penanganan efek samping vaksin Sinovac pada anak seperti dikutip dari laman COVID-19.go.id berikut ini:

  • Pastikan anak cukup istirahatMinum obat penurun panas jika diperlukanCukup minum air putih
  • Apabila terasa nyeri pada titik bekas suntikan, tetap gerakkan tangan seperti biasa
  • Kompres area yang nyeri tersebut dengan kain bersih yang sudah dibasahi air dingin
  • Laporkan KIPI yang terjadi ke Puskemas terdekat atau sentra vaksinasi.
  • Selain itu, perlu diperhatikan untuk benar-benar mempersiapkan kondisi kesehatan fisik dan mental anak sebelum divaksin.
  • Jangan sampai vaksin dalam kondisi belum makan, kurang minum, atau sedang tidak enak badan.

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »