0 0
Read Time:1 Minute, 15 Second

OBATDIGITAL – Ilmuwan Israel belum lama ini menemukan obat kuno yang dapat mengurangi risiko kematian akibat COVID-19. Obat tersebut berasal dari Yunani dan biasa digunakan untuk penyakit kelebihan asam urat.

Obat Yunani kuno tersebut dapat meningkatkan kualitas pengobatan pasien COVID-19 gejala parah, bahkan mengurangi tingkat kematian hingga 50%. Obat yang disebut colchicine atau kolkisin tersebut awalnya berasal dari Mesir Kuno, hingga akhirnya digunakan untuk mengobati asam urat.

Kandungan colchicine pada tanaman safron memang memiliki banyak khasiat. Peneliti Israel dari Hebrew University of Jerusalem dan Hadassah Medical School, Prof. Ami Schattner, telah meneliti obat ini selama 20 tahun terakhir.

Berdasarkan hasil studi terkontrol terhadap 6000 pasien COVID-19, Schattner menjelaskan adanya peningkatan signifikan dalam indeks virus yang menimbulkan gejala parah. Selain itu, penurunan angka kematian juga mencapai 50% jika dibandingkan dengan pasien COVID-19 yang tidak meminum colchicine. 

Menurut Schattner, obat colchicine terbilang murah dan hanya dibutuhkan dosis kecil 0,5 miligram per hari, serta aman untuk digunakan. Bahkan, tingkat toleransi obat pun cukup baik. Satu-satunya efek samping yang ditemui pada pasien berupa diare, hanya terjadi pada 10% pasien.

“Obat ini jadi penemuan penting yang secara signifikan dapat berkontribusi untuk meningkatkan kelangsungan hidup banyak pasien, jika dikonfirmasi dalam studi lebih lanjut,” jelas Schattner dikutip dari The Jerusalem Post (14/12/2021).

Beberapa negara telah melakukan uji coba colchicine di antaranya Kanada, Afrika Selatan, Yunani, Brasil, dan Spanyol. Hasilnya, tingkat akurasinya cukup menjanjikan, dan bisa digunakan secara aman untuk pasien COVID-19. 

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »