0 0
Read Time:2 Minute, 17 Second

OBATDIGITAL – Probiotik memiliki banyak manfaatnya jika dikonsumsi rutin. Sebab di dalam probiotik terdapat bakteri baik yang bermanfaat bagi tubuh, seperti mencegah risiko terkena kanker usus dan sebagainya.Salah satu manfaat lainnya adalahpada ibu hamil. Kenapa?

Dalam studi pertama dari jenisnya, para peneliti di University opf California (UC) Davis School of Medicine, Amerika Serikat, menemukan bahwa probiotik secara signifikan meningkatkan gejala mual, muntah, dan sembelit yang berhubungan dengan kehamilan.

Dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrients, yang dikutip oleh Scitech Daily (13/12/2021). menunjukkan bahwa mual dan muntah dialami sekitar 85% kehamilan dan secara signifikan dapat mempengaruhi kualitas hidup, terutama selama awal kehamilan.

“Penyebab mual dan muntah selama kehamilan belum diketahui sampai saat ini. Berbagai teori telah diajukan, tetapi tidak ada satupun yang konklusif,” kata Profesor Albert T. Liu, penulis utama studi tersebut dan dan ahli penyakit kebidanan dan ginekologi.

“Mual, muntah dan sembelit selama kehamilan dapat secara signifikan mengurangi kualitas hidup pasien. Begitu mual dan muntah selama kehamilan berlanjut, mereka bisa menjadi sulit dikendalikan, dan terkadang pasien bahkan perlu dirawat di rumah sakit,” sambung Liu.

Probiotik disebut sebagai “bakteri menguntungkan.” Mereka dapat ditemukan dalam makanan seperti yogurt, kimchi, kefir, asinan kubis dan tempe. Probiotik juga tersedia sebagai suplemen makanan. Menurut Pusat Nasional untuk Kesehatan Pelengkap dan Integratif, selain vitamin, probiotik atau prebiotik adalah suplemen makanan ketiga yang paling umum digunakan untuk orang dewasa.

Probiotik dianggap mendukung komunitas mikroba yang berbeda, sering disebut sebagai “mikrobioma usus”, yang ditemukan di saluran pencernaan.

Namun, selama kehamilan, hormon seperti estrogen dan progesteron meningkat, membawa banyak perubahan fisik. Peningkatan ini juga dapat mengubah mikrobioma usus, yang kemungkinan mempengaruhi fungsi sistem pencernaan dan menyebabkan gejala yang tidak diinginkan seperti mual, muntah, dan sembelit.

Kesimpulan itu didapat dalam riset yang berlangsung selama 16 hari. Sebanyak 32 peserta mengonsumsi kapsul probiotik dua kali sehari selama enam hari dan kemudian mengambil cuti dua hari. Mereka kemudian mengulangi siklus itu.

Probiotik tersedia tanpa resep dan sebagian besar mengandung Lactobacillus., sejenis bakteri baik. Setiap kapsul berisi sekitar 10 miliar kultur hidup pada saat pembuatan.

Peserta menyimpan 17 pengamatan harian dari gejala mereka selama masa penelitian, dengan total 535 pengamatan bagi para peneliti untuk menilai secara statistik.

Apa yang para peneliti temukan adalah bahwa mengonsumsi probiotik secara signifikan mengurangi mual dan muntah. Jam mual (jumlah jam peserta merasa mual) berkurang 16%, dan berapa kali mereka muntah berkurang 33%. Asupan probiotik juga secara signifikan meningkatkan gejala yang berkaitan dengan kualitas hidup, seperti kelelahan, nafsu makan yang buruk, dan kesulitan mempertahankan aktivitas sosial yang normal, seperti yang dinilai oleh kuesioner.

“Selama bertahun-tahun, saya telah mengamati bahwa probiotik dapat mengurangi mual dan muntah serta meredakan sembelit. Sangat menggembirakan bahwa penelitian ini membuktikan ini benar, ”kata Liu. “Probiotik juga bermanfaat bagi banyak pasien saya yang tidak dalam penelitian ini,” pungkas Liu.

About Post Author

Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.

Translate »