Vaksinasi pada anak-anak
0 0
Read Time:2 Minute, 10 Second

OBATDIGITAL – Anak-anak diperbolehkan vaksinasi COVID-19 mulai hari ini (14/12/2021). Meski begitu, ada beberapa persyaratan yang tidak boleh dilewatkan oleh para orang tua. 

Anak yang akan menerima vaksin COVID-19 juga harus memenuhi kondisi tertentu, sama halnya dengan vaksinasi orang dewasa. Berdasarkan aturan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), vaksin COVID-19 dapat diberikan pada anak usia 6 hingga 11 tahun. 

Selain itu, aturan lain menyebutkan bahwa vaksin Sinovac diberikan secara intramuskular dengan dosis 3ug atau sekitar 0,5 ml, sebanyak dua kali pemberian. Jarak antara dosis pertama ke dosis kedua selama 4 minggu. 

Ada beberapa kondisi anak tidak diperbolehkan disuntik vaksin COVID-19, di antaranya beberapa penyakit seperti: 

  1. Penyakit yang berkaitan dengan kekebalan tubuh, seperti defisiensi imun primer serta penyakit autoimun tidak terkontrol. 
  2. Beberapa penyakit langka seperti Sindrom Gullian Barre, acute demyelinating encephalomyelitis, dan mielitis transversa.
  3. Anak penderita kanker yang sedang dalam proses pengobatan dengan radioterapi atau kemoterapi. 
  4. Anak yang sedang dalam pengobatan imunosupresan/sitostatika berat.
  5. Anak yang mengalami demam 37,5 derajat Celcius atau lebih, maupun anak  yang baru sembuh dari COVID-19 kurang dari 3 bulan.
  6. Pascaimunisasi lain kurang dari 1 bulan.
  7. Memiliki riwayat penyakit hipertensi dan diabetes melitus. 
  8. Penyakit-penyakit kronik atau kelainan kongenital yang tidak terkendali.

Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan, Maxi Rein Rondonuwu mengatakan bahwa pihaknya sudah mempersiapkan kick off pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6 sampai 11 tahun. 

“Kami harapkan hari Selasa (14/12/2021) sudah dilakukan kick off di beberapa daerah yang akan kami tetapkan dan selanjutnya itu secara bertahap sampai tahun depan akan kita lakukan vaksinasi semua anak usia 6 sampai 11 tahun yang totalnya berdasarkan data itu ada 26,8 juta,” ujar Rondonuwu dalam acara sosialisasi virtual, dilansir dari Kontan.co.id (12/12/2021). 

Vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6 sampai 11 tahun rencananya akan dieksekusi secara bertahap. Tahap pertama akan dilaksanakan di provinsi serta kabupaten/kota dengan kriteria cakupan vaksinasi dosis 1 di atas 70% dan cakupan vaksinasi Lansia di atas 60%. 

Vaksin yang akan digunakan yaitu Sinovac yang telah memiliki izin penggunaan darurat atau Emergency Use Autorization (EUA). Rencananya, 6,4 juta dosis vaksin Sinovac akan digunakan untuk vaksinasi COVID-19 anak usia 6 sampai 11 tahun sampai akhir Desember 2021. 

Lebih lanjut, Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) baru-baru ini juga telah menerbitkan rekomendasi pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6 sampai 11 tahun. 

“Ini dilakukan betul-betul karena kita ingin mempercepat vaksinasi semua penduduk di Indonesia dan juga mencegah penularan COVID-19,” tutup Rondonuwu. 

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »