ilustrasi obat
0 0
Read Time:1 Minute, 38 Second

OBATDIGITAL – Antibodi monoklonal dupilumab baru-baru ini diklaim dapat mengobati anak yang menderita penyakit asma tingkat sedang hingga berat. Sebelumnya, dupilumab telah disetujui untuk mengobati orang dewasa dan remaja dengan penyakit asma serta penyakit inflamasi lainnya.

Sebuah studi yang disponsori oleh dua perusahaan farmasi kenamaan, Sanofi dan Regeneron, telah melakukan percobaan selama 52 minggu dengan melibatkan 408 anak usia 6 dan 11 tahun dengan asma sedang hingga berat.

Mereka menerima injeksi dupilumab subkutan dosis 100 mg untuk berat badan 30 kg, dan 200 mg untuk berat badan di atas 30 kg selama 2 minggu.

Studi yang dilakukan oleh sejumlah peneliti yang tergabung dalam Liberty Asthma VOYAGE Investigators ini menggunakan uji coba fase ketiga multinasional yang bersifat acak, plasebo terkontrol, khusus untuk menilai kemanjuran dan keamanan penggunaan dupilumab pada anak usia 6 dan 11 tahun.

Hasilnya, anak yang menerima injeksi dupilumab tidak mengalami peningkatan perburukan gejala asma, serta fungsi paru-paru dan pengendalian asma jauh lebih baik ketimbang mereka yang tidak menerima dupilumab. Ternyata, dupilumab dapat meningkatkan fungsi paru-paru pada anak.

Studi yang diterbitkan pada (9/12/2021) di laman The New England Journal of Medicine ini menunjukkan pengurangan yang signifikan pada eksaserbasi parah dan peningkatan fungsi paru-paru relevan secara klinis.

Dupilumab juga terbukti memberikan penurunan secara cepat dan berkelanjutan pada peradangan yang terjadi di saluran pernapasan remaja dan orang dewasa.

Terapi dupilumab menyebabkan perbaikan yang berarti melalui pengurangan eksaserbasi asma dan perbaikan yang cepat dalam fungsi paru-paru dan kontrol asma selama masa percobaan 52 minggu.

Perawatan ini juga memiliki profil efek samping yang dapat diterima pada pasien antara usia 6 dan 11 tahun dengan asma sedang hingga berat yang tidak terkontrol dan asma inflamasi tipe 2,” demikian kutipan pernyataan hasil studi tersebut.

Studi yang dilakukan oleh sejumlah peneliti yang tergabung dalam Liberty Asthma VOYAGE Investigators ini menggunakan uji coba fase ketiga multinasional yang bersifat acak, plasebo terkontrol, khusus untuk menilai kemanjuran dan keamanan penggunaan dupilumab pada anak usia 6 dan 11 tahun.

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »