0 0
Read Time:1 Minute, 39 Second

OBATDIGITAL – Osteoporosis atau tulang rapuh ternyata tidak hanya bisa dialami oleh lansia. Anak muda juga berpotensi mengalami tulang rapuh.

Direktur Utama RS Ortopedi Prof. R. Soeharso Surakarta, Pamudji Utomo mengatakan, ada beberapa kategori orang yang berisiko terkena tulang rapuh. Kaum wanita berpotensi mengalami kerapuhan tulang ketika menopause, karena mempengaruhi hormon estrogen yang menurun, sehingga menyebabkan massa tulang berkurang. 

Selain itu, laki-laki juga bisa terkena tulang rapuh ketika hormon testosteronnya menurun. Termasuk pada orang yang malas bergerak atau malas berolahraga.

“Juga pada orang yang punya riwayat keluarga patah tulang karena trauma ringan, dan yang malas bergerak, karena malas bergerak sangat mempengaruhi kesehatan tulang,” jelas Pamudji dalam webinar internasional “Sehatkan Tulang dan Sendimu” (4/12/2021).

Lalu, bagaimana cara membentuk tulang yang kuat dan tidak mudah rapuh? Pamudji membeberkan beberapa solusi, di antaranya mencukupi kebutuhan kalsium dan zat besi. Khususnya pada ibu hamil yang juga rawan mengalami tulang rapuh. 

Pasalnya, pembentukan deposit tulang dimulai sejak janin dalam kandungan, melalui kalsium dari ibunya. Kepadatan tulang seseorang hingga dewasa ditentukan sejak dini.

“Sangat penting membentuk tulang di masa anak-anak dan remaja sebagai deposit massa tulang.,” imbuh Pamudji. 

Selain mengonsumsi kalsium dan zat besi yang mencukupi, olaharaga teratur juga bisa mencegah tulang rapuh. Namun perlu dicatat, sebelum mulai olahraga, kuatkan dulu otot-ototnya dengan memperbanyak asupan protein. Ini khususnya untuk para atlet atau binaragawan. 

Sedangkan untuk masyarakat pada umumnya, mulailah dengan olahraga ringan. Pamudji menganjurkan olahraga ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, dan berenang. Olahraga dilakukan setidaknya 150 menit dalam seminggu, atau sekitar 3-4 kali seminggu. 

Sementara itu, asupan suplemen untuk memperkuat tulang juga tidak kalah penting. Doctor of Philosophy in Molecular Nutrition Hiroshima University Jepang, Sofya Suidasari mengatakan, ada suplemen makanan khusus untuk mencegah osteoporosis dan osteoarthritis, seperti kalsium dan magnesium dengan perbandingan 2:1, fosfor, kolagen, vitamin D dan E, serta protetite. 

“Protetite baru keluar tahun 2010, diambil dari sisik ikan mas dari Thailand, membantu meningkatkan kepadatan tulang sehingga tidak mudah keropos,” tutup Sofya. 

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »