0 0
Read Time:1 Minute, 51 Second

OBATDIGITAL – Ilmuwan Universitas Yale, Amerika Serikat, berhasil mengembangkan pemindai yang bisa mendeteksi kelainan otak pada panderita autisme spektrum (ASD). Temuan tersebut telah dipresenrasikan dalam ertemuan tahunan Masyarakat Radiologi Amerika Utara (RSNA).

Seperti dilansir Scitech Daily belum lama ini, alat itu telah membantu dokter untuk melihat Perubahan paling menonjol di wilayah yang memfasilitasi komunikasi antara dua belahan otak.

“Satu dari 68 anak-anak di AS (Amerika Serikat) terkena ASD, tetapi variasi yang tinggi dalam manifestasi dan keparahan gejala membuat sulit untuk mengenali kondisi ini lebih awal dan memantau respons pengobatan,” kata Clara Weber, peneliti pascasarjana di Yale University School of Medicine.

Dalam studi itu, para peneliti meninjau pemindaian otak difusi tensor imaging (DTI) dari kumpulan data besar pasien antara usia enam bulan dan 50 tahun. DTI adalah teknik MRI yang mengukur konektivitas di otak dengan mendeteksi bagaimana air bergerak di sepanjang saluran materi putihnya. Molekul air berdifusi secara berbeda melalui otak, tergantung pada integritas, arsitektur, dan keberadaan penghalang dalam jaringan.

“Jika Anda menganggap materi abu-abu sebagai komputer, materi putih itu seperti kabel,” kata Weber. “DTI membantu kami menilai seberapa terhubung dan utuh kabel-kabel itu.”

Untuk penelitian ini, data klinis dan DTI dari 583 pasien dari empat penelitian yang ada dari populasi pasien yang berbeda dianalisis: bayi—34 dengan ASD dan 121 kontrol (34% perempuan, usia rata-rata 7 bulan); balita—57 dengan ASD dan 45 kontrol (27% perempuan, usia rata-rata 32 bulan); remaja—106 dengan ASD dan 124 kontrol (49% perempuan, usia rata-rata 158 bulan); dan dewasa muda—67 dengan ASD dan 29 kontrol (1% wanita, usia rata-rata 230 bulan).

“Salah satu kekuatan penelitian kami adalah kami melihat berbagai kelompok usia, bukan hanya anak-anak usia sekolah,” kata Weber.

Untuk menilai pengaruh usia dan diagnosis ASD pada mikrostruktur materi putih, tim peneliti membuat anisotropi fraksional, difusivitas rata-rata dan peta difusivitas radial menggunakan data dari empat studi.

Anisotropi fraksional adalah tingkat difusi air terbatas hanya pada satu arah. Nilai nol berarti difusi tidak dibatasi ke segala arah. Nilai satu berarti difusi hanya terjadi dalam satu arah. Difusivitas rata-rata adalah mobilitas keseluruhan molekul air, yang mencerminkan seberapa padat sel yang dikemas bersama. Difusivitas radial adalah sejauh mana air berdifusi tegak lurus terhadap saluran materi putih.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Translate »