0 0
Read Time:1 Minute, 13 Second

OBATDIGITAL – Vaksin COVID-19 buatan Indonesia, vaksin Merah Putih, saat ini masih menunggu izin uji klinis pada manusia dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Selama masa penantian, produsen vaksin tengah memproduksi batch untuk piloting.

Hal tersebut dikemukakan oleh Tim Peneliti Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Dilansir dari laman TV One News (24/11/2021), Unair bekerja sama dengan PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia sedang memproduksi vaksin Merah Putih untuk percobaan.

Rektor Universitas Airlangga Surabaya, Profesor Muhammad Nasih mengatakan, proses produksi vaksin Merah Putih piloting untuk percobaan tersebut dilakukan sambil menunggu izin uji klinis dari BPOM RI. Apabila izin sudah diberikan, vaksin Merah Putih baru bisa diujikan kepada para relawan.

“Piloting ini merupakan produksi vaksin yang digunakan untuk uji klinis baik tahap 1, tahap 2 maupun tahap 3,” jelas Nasih dilansir dari laman TV One News (24/11/2021).

Rencananya, uji klinis tahap pertama akan dilakukan pada Desember 2021. Dengan catatan sudah mengantongi izin BPOM RI.

Lebih lanjut Nasih menambahkan, pihaknya mempercayakan produksi vaksin Merah Putih kepada PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia agar bisa menghasilkan vaksin yang berkualitas. Biotis menjadi perusahaan farmasi swasta pertama di Indonesia yang terlibat dalam produksi vaksinasi COVID-19.

“Pihak kami mempercayakan produksi vaksin merah putih ini sepenuhnya kepada pihak PT Biotis agar sesuai dengan standar yang dibutuhkan,” imbuh Nasih.

Sebelumnya, Biotis memang telah mengantongi sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) untuk memproduksi vaksin Merah Putih. Perusahaan farmasi satu ini berpengalaman dalam vaksinasi hewan melalui induk perusahaan PT Biotis Prima Agrisindo.

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »